Posts

Showing posts from July, 2013

Triple Zet; Referensi Tempat Memasang Iklan dan Review

Pergeseran paradigma internet sebagai sarana penambah refefensi pengetahuan, sedikit demi sedikit berubah. Internet melalui ribuan fitur interaksinya, kini juga menjadi lahan mencari sesuap nasi dan sebongkah berlian. Tak pelak persaingan hebat terjadi, tak kalah dengan persaingan di dunia nyata. Para penggiat online, seakan tak henti mencari celah bagaimana meningkatkan pendapatan mereka melalui aktivitas mereka. Salah satu cara mendapatkan penghasilan melalui internet adalah melalui blog. Pola umum yang dilakukan para blogger, adalah memasang iklan dari agency, dan mereka dibayar dari pihak advertiser dengan pembagian komisi yang telah diatur sebelumnya. Meski cara ini tergolong paling mudah, banyaknya blogger menambah panasnya persaingan, karena untuk mendapatkan penghasilan dari iklan sangat ditentukan oleh jumlah pengunjung yang membuka laman yang dipasangi iklan. Cara paling alami untuk mendapatkan pengunjung yang berdampak terhadap jumlah klik pada iklan, adalah memposting art…

Pandangan Psikoanalisa Freud Seputar Struktur Kejiwaan

Psikoanalisa freud memiliki beberapa pandangan seputar struktur kejiwaan manusia, pandangan dalam psikoanalisa Freud ini dirangkum dalam referensi berikut: Pandangan Freud tentang Sifat Manusia Pandangan Freudian tentang sifat manusia pada dasarnya pesimistik, deterministik, mekanistik dan reduksionistik. Menurut Freud manusia dideterminasi oleh kekuatan-kekuatan irasional, motivasi-motivasi tidak sadar, kebutuhan-kebutuhan dan dorongan-dorongan biologis, dan naluriah, dan oleh peristiwa-peristiwa psikoseksual yang terjadi selama lima tahun pertama dari kehidupan. Manusia dipandang sebagai sistem-sistem energi. Dinamika kepribadian terdiri dari cara-cara energi psikis di bagikan kepada id, ego dan super ego. Freud juga menekankan peran naluri-naluri. Segenap naluri bersifat bawaan dan biologis. Freud menekankan naluri-naluri seksual dan impuls-impuls agresif. Freud menilai tingkah laku sebagai dideterminasi oleh hasrat memperoleh kesenangan dan mengindari kesakitan. Manusia memiliki n…

Teori Tentang Pemungutan Pajak

Terdapat beberapa teori tentang pemungutan pajak, di antaranya adalah: Teori Asuransi Negara dalam melaksanakan tugasnya, mencakup pula tugas melindungi jiwa raga dan harta benda perseorangan. Oleh sebab itu negara disamakan dengan perusahaan asuransi, untuk mendapat perlindungan warga negara membayar pajak sebagai premi. Teori ini sudah lama ditinggalkan dan sekarang praktis tidak ada pembelanya lagi, sebab selain perbandingan ini tidak cocok dengan kenyataan, yakni jika orang misalnya meninggal, kecelakaan atau kehilangan, negara tidak akan mengganti kerugian seperti halnya dalam asuransi. Di samping itu tidak ada hubungan langsung antara pembayaran pajak dengan nilai perlindungannya terhadap pembayar pajak. Teori Kepentingan Menurut teori ini pembayaran pajak mempunyai hubungan dengan kepentingan individu yang diperoleh dari pekerjaan negara. Makin banyak individu mengenyam atau menikmati jasa dari pekerjaan pemerintah, makin besar juga pajaknya. Teori ini meskipun masih berlaku p…

Pengertian Pajak menurut Pakar

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pajak diartikan sebagai pungutan wajib, biasanya berupa uang yang harus dibayar oleh penduduk sebagai sumbangan wajib kepada negara atau pemerintah sehubungan dengan pendapatan, pemilikan, harga beli barang dan sebagainya. Secara terminologi, para ahli merumuskan pajak secara berbeda-beda sesuai dengan titik berat pendekatan masing-masing. Hal ini tidak berbeda dengan definisi hukum dalam ilmu hukum Barat pun tidak ada kesepakatan para ahli tentang apa itu hokum. Kurang lebih 200 tahun yang lalu Immanuel Kant pernah menulis sebagai berikut: “Noch suchen die Juristen eine Definition zu ihrem Begriffi von Recht” (masih juga para sarjana hukum mencari-cari suatu definisi tentang hukum). Demikian pula, pajak dirumuskan dalam redaksi yang berbeda-beda sebagai berikut: Bohari mengutip dari Adriani, pajak adalah iuran kepada negara (yang dapat dipaksakan) yang terhutang oleh yang wajib membayarnya menurut peraturan, dengan tidak mendapat prestasi kembali…

Tujuan Mata Pelajaran Biologi

Biologi berasal dari dua suku kata, bios yang berarti hidup, dan logos yang berarti ilmu. Biologi adalah ilmu yang mempelajari mahluk hidup. Mata pelajaran biologi berfungsi untuk menanamkan kesadaran terhadap keindahan dan keteraturan alam sehingga peserta didik dapat meningkatkan keyakinannya terhadap keagungan pencipta, sebagai warga negara yang menguasai ilmu sains dan teknologi untuk meningkatkan mutu kehidupan dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mata pelajaran biologi bertujuan untuk : Memahami konsep-konsep biologi yang saling keterkaitannya.Mengembangkan keterampilan proses biologi untuk menumbuhkan nilai serta sikap ilmiah.Menerapkan konsep dan prinsip biologi untuk menghasilkan karya teknologi sederhana yang berkaitan dengan kebutuhan manusia.Mengembangkan kepekaan nalar untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan proses kehidupan dalam sehari-hari.Meningkatkan kesadaran akan kelestarian lingkungan.Memberikan bekal pengetahuan dasar untuk melanjutkan…

Model dan Prinsip Pembelajaran Berbasis Portofolio

Portofolio sebenarnya dapat diartikan sebagai suatu wujud benda fisik, sebagai suatu proses sosial pedagogis, maupun sebagai adjective. Benda fisik portofolio, itu adalah kumpulan atau dokumentasi hasil pekerjaan peserta didik yang disimpan rapi.1 Adapun portofolio bisa dikatakan suatu kumpulan pekerjaan siswa dengan maksud tertentu dan terpadu yang diseleksi menurut panduan-panduan yang telah ditentukan. Portofolio sebagai model pembelajaran merupakan usaha yang dilakukan guru agar peserta didik memiliki kemampuan untuk mengungkapkan dan mengekspresikan dirinya menjadi individu maupun kelompok. Model pembelajaran berbasis portofolio merupakan suatu bentuk dari praktek belajar yaitu suatu inovasi pembelajaran yang dirancang untuk membantu peserta didik memahami teori secara mendalam melalui pengalaman belajar praktek empirik. Praktek belajar ini dapat menjadi program pendidikan yang mendorong kompetensi tanggung jawab dan partisipasi peserta didik, belajar menilai dan mempengaruhi ke…

Teknik Pengujian Validitas

Analisis terhadap tes hasil suatu kegiata sebagai suatu totalitas dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama, analisi yang dilakukan dengan jalan berfkir secara rasional atau dengan penganalisisan dengan menggunakan logika (logical analysis). Kedua, analisis yang dilakukan dengan mendasarkan diri kepada kenyataan empiris, imana penganlisisan dilaksanakan dngan menggunakan empirical analysis. Untuk dapat menentukan apakah tes hasil sudah memiliki validitas rasional ataukah belum, dapat dilakukan penelusuran dari segi isinya (content), dan dari segi susunan dan konstruksinya (construct). Sedangkan untuk mengetahui apakah tes sudah memiliki validitas empiris ataukah belum, dapat dilakukan penelusura dari dua segi, yaitu dari segi daya ketepatan meramalnya (prediktive validity) dan daya ketepatan bandingnya (concurrent validity). Kemudian untuk melakukan pengujian validitas ramalannya dengan krierium yang telah ditentukan itu, cara yang sreing digunakan adalah dengan menerapkan Teknik Anal…

Biografi Lanre Said Pendiri Pondok Pesantren Tuju Tuju

Lanre Said, salah seorang ulama Sulawesi Selatan, dilahirkan pada 1923 M. Tidak diketahui pasti hari, tanggal, dan bulannya, di sebuah kampung bernama Ulunipa atau Manera, Salomekko, Kabupaten Bone. Anak kedua dari tujuh bersaudara, dari pasangan Andi Passennuni Petta Ngatta dengan Andi Marhana Petta Uga. Nama kecilnya adalah Andi Muhammad Said, namun setelah masuk di Madrasah Arabiyah Islamiyah (MAI), Sengkang, namanya dirubah oleh KH Muhammad As’ad menjadi Lanre Said. Dikisahkan, sebagaimana ditulis oleh Ilham Kadir bahwa ibunya pernah mendapatkan Lailatul Qadar dan berdoa agar dikaruniai keturunan ulama semuanya hafal al-Quran dan penghuni surga. Lanre Said tumbuh dan berkembang di bawah asuhan dan didikan ayahnya. Setelah berumur sepuluh tahun, ia dikirim belajar ke MAI Sengkang pada tingkat Ibtidaiyah untuk manyusul kakaknya Petta Haji Lesang yang telah belajar disana. Dari tujuh bersaudara, semuanya pernah belajar dan mondok di MAI Sengkang. Adik-adiknya yang turut serta mondo…

Jenis dan Bentuk Validitas

Validitas sebuah tes dapat diketahui dari hasil pemikiran dan dari hasil pengalaman. Dua hal yang pertama akan diperoleh validitas logis (logical validity) dan hal yang kedua diperoleh validitas empiris (empirical validity). Dua hal inilah yang dijadikan dasar pengelompokkan jenis validitas. Secara garis besar ada dua macam validitas, yaitu validitas tes dan validitas butir. Pertama: Validitas Tes. Adapun jenis validitas tes secara umum dapat dikelompokkan ke dalam 2 pengelompokkan, yaitu validitas logis dan validitas empiris. Validitas logis mengandung arti logika/penalaran. Dengan demikian maka validitas logis untuk sebuah instrumen evaluasi menunjuk pada kondisi bagi sebuah instrumen yang memenuhi persyaratan valid berdasarkan hasil penalaran dan sudah dirancang secara baik, sesuai dengan teori dan ketentuan yang berlaku. Tes hasil belajar yang setelah dilakukan penganalisisan scara rasional ternyata memiliki daya ketepatan mengukur, disebut tes hasil belajar yang telah memiliki va…

Pengertian Hakim

Hakim secara etimologi merupakan kata serapan dari bahasa Arab yaitu hakim, yang berarti orang yang memberi putusan atau diistilahkan juga dengan qadhi. Hakim juga berarti orang yang melaksanakan hukum, karena hakim itu memang bertugas mencegah seseorang dari kedzaliman. Kata hakim dalam pemakaiannya disamakan dengan Qadhi yang berarti orang yang memutus perkara dan menetapkannya. Menurut Kamus Besar Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata hakim berarti orang yang mengadili perkara (di pengadilan atau mahkamah). Sedangkan menurut Undang-Undang Peradilan Agama, Hakim adalah pejabat yang melakukan kekuasaan kehakiman yang diatur dalam undang-undang. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, hakim wajib menjaga kemandirian peradilan. Hakim sebagai tempat pelarian terakhir bagi para pencari keadilan dianggap bijaksana dan tau akan hukum, bahkan menjadi tempat bertanya segala macam persoalan bagi rakyat. Dari padanya diharapkan pertimbangan sebagai orang yang tinggi pengetahuan dan martabatnya s…

Sumber Ajaran Sivaisme

Pada dasarnya ajaran sumber ajaran Sivaisme berasal dari Veda, namun secara umum hanya dinyatakan bahwa sumber ajaran Siva terdapat dalam dua puluh delapan kitab Siva-agama. Walaupun Siva-agama dianggap kitab suci yang paling penting, namun sebagai penganut Siva menganggap Veda sebagai dasar ajaran atau sumber dari semua sumber. Hal ini karena Veda sebagai kitab yang paling tua berisi pula ajaran Siva. Setidak-tidaknya semua dewa-dewa yang menjadi ista-dewata tercantum di dalam Veda-Veda itu. Kitab suci Hindu dibagi-bagi masa peranannya. Menurut kepercayaan Siva, kitab suci Hindu menurut masanya terbagi sebagai berikut: Kitab Veda Sruti, yaitu Reg Weda, Sama Weda, Yayur Weda, kitab ini lengkap dengan kitab Aranyaka dan kitab Brahmana.Kitab Veda Smrti, terdiri atas kitab-kitab Wedangga dan Upaveda, terutama kitab Dharma Kastra.Kitab Purana terdiri atas berbagai jenis kitab Purana termasuk pula Itihasa.Kitab agama, yaitu kitab yang khusus dipakai oleh aliran Siva dan Tantra. Referensi M…

Sejarah Perkembangan Ushul Fikih

Dalam perkembangan ushul fikih, pertama kali dicetuskan oleh as-Syafi’i (w.204 H/819 M) melalui kitab Ar-Risalah-nya itu diikuti oleh ulama-ulama selanjutnya. Kitab Ar-Risalah yang penulisaanya dianggap teologis deduktif itu juga diikuti oleh para Madzhab Mutakallimin (Syafi’iyyah, Malikiyyah, Hanbaliyyah, Muktazilah). Sementara itu Ulama Hanafiyah memiliki ciri penulisan sendiri yang bersifat induktif-analistis. Meskipun begitu, baik Ar-Risalah, Madzhab Mutakallimin, maupun Madzhab Hanafi dianggap memiliki kesamaan paradigma, yaitu paradigma literalistik, artinya begitu dominannya pembahasan tentang teks, dalam hal ini teks berbahasa Arab, baik dari segi tata bahasa, sintaksisnya, dan mengabaikan pembahasan tentang maksud dasar dari wahyu yang ada dibalik teks. Paradigma ini berlangsung sekitar lima abad (dari abad ke 2 H sampai abad ke-7 H), dan baru mengalami perbaikan setelah munculnya Asy-Syatibi (w.790/1388) atau pada abd ke-8 dengan menambahkan teori maqoshid syariah, yaitu ya…

Teori Batas dalam Ushul Fikih

Image
Muhammad Syahrur lahir di Damaskus, Syiria tahun 1938. Ia mulai menapaki jenjang pendidikan dasar dan menengah sebelum ia pergi ke Moskow untuk belajar ilmu tehnik (Engineering) di Universitas hingga tahun 1964. Akurasi istilah-istilah yang digunakan dalam al-Quran dalam pembacaan ulangnya ini teori yang cukup terkenal yang ditawarkannya adalah teori batas (Nazariyyah al-Hudud). Syahrur memandang adanya dua sifat pokok yang terdapat dalam al-Kitab yang mutlak harus dimengerti untuk memahami keistimewaan agama Islam, yakni hanifiyyah dan istiqamah. Kedua sifat ini selalu bertentangan tetapi saling melengkapi. Berdasarkan sejumlah ayat, Syahrur menyimpulkan bahwa makna hanafiyah adalah penyimpangan dari sebuah garis lurus, sedangkan istiqamah artinya sifat atau kualitas dari garis lurus itu sendiri atau yang mengikutinya. Hanifiyah adalah sifat alam yang juga terdapat dalam sifat alamiah manusia. Syahrur berargumen dengan dalil fisikanya bahwa tidak ada benda yang gerakkannya dalam be…

Teori Double Movement dalam Ushul Fikih

Ada dua istilah metodik yang sering disebutkan dalam buku-buku Fazlur Rahman, yakni historico-critical method (metode kritik sejarah) dan hermeunetic method (metode hermeunetik). Kedua istilah tersebut merupakan kata kunci untuk menelusuri metode-metode dalam pemikirannya. Dalam memahami dan menafsirkan sumber utama Islam, dalam hal ini al-Quran, Rahman menggunakan teori double movement (gerak ganda). Hubungan yang dialektis antara dua unsur yang terdapat dalam al-Quran yaitu wahyu ketuhanan yang suci di satu sisi dan sebagai sejarah kemanusian yang profan disisi yang lain. Dua unsur inilah yang menjadi tema sentral metode Rahman. Permasalahannya ada pada bagaimana cara mendialogkan antara dua sisi tersebut agar nilai-nilai kewahyuan bisa selalu sejalan dengan sejarah umat manusia. Gerak pertama pada teori Rahman menghendaki adanya pemahaman makna al-Quran dalam konteks kesejarahannya baik secara spesifik dimana kejadian itu berlangsung (mikro) maupun secara global bagaimana kondisi …

Beberapa Istilah Terkait Tes

Di dalam proses pendidikan akan selalu ada situasi yang memerlukan pengambilan keputusan. Keputusa-keputusan ini, yang disebut keputusan pendidikan, hanya akan dapat diambil dengan bijaksana dan tepat apabila dilandasi dengan informasi yang relevan dan akurat. Salah satu sumber informasi yang terpenting dalam hal ini adalah hasil pengukuran yang diperoleh dari tes. Sebelum sampai pada uraian yang lebih jauh, maka akan diterangkan terlebih dahulu arti dari beberapa istilah yang berhubungan dengan tes, yaitu alat atau pro sedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana, dengan cara dan aturan-aturan yang sudah ditentukan. Pertama: Testing. Testing merupakan saat pada waktu tes itu dilaksanakan. Dapat juga dikatakan testing adalah saat pengambilan tes. Kedua: Testee. Testee adalah responden yang sedang mengerjakan tes. Jadi orang-orang inilah yang sedang dinilai atau diukur baik mengenai kemampuan, minat, bakat, pencapaian prestasi dan sebagainya. Kedua: Tester…

Pengertian Singkat Validitas

Suatu tes hasil balajar dapat dikatakan baik jika memiliki ciri atau mempunyai sifat valid atau shahih atau memiliki validitas. Kata valid sering diartikan dengan tepat, benar, shahih, absah. Jadi kata validitas dapat diartikan dengan ketepatan, kebenaran, keshahihan, atau keabsahan. Apabila kata valid dikaitkan dengan fungsi tes sebagai alat pengukur, maka sebuah tes dikatakan valid jika tes tersebut dengan secara tepat, secara benar, secara shahih, atau secara absah dapat mengukur apa yang seharusnya diukur. Menurut Anne Anastasi, yang dikutip oleh Sumadi Suryabrata mendefinisikan validitas tes sebagai berikut: “Validity, i.e., the degree towhich the test actually measures what it purports to measures.”Artinya validitas ialah tingkat dimana dengan sesungguhnya sebuah tes dapat mengukur apa yang hendak diukur. Menurut Muhammad Abdul Kholik Muhammad, mendefinisikan validitas tes adalah sebagai sejauh mana tes tersebut dapat mengukur apa-apa yang hendak diukur.” Dengan demikian alat e…