Skip to main content

Maturidy Samarkand; Pengantar

Oleh: Mushlihin, S.Pd.I, M.Pd.IPada: July 20, 2012

Paham Al-Maturidiyah yang dikenal dengan golongan Samarkand adalah Abu Mansur al-Maturidi sendiri dan pengikut-pengikutnya. Sebagai pengikut Abu Hanifah, pemikiran Al-Maturidi terkadang cenderung agak rasional.
Dengan demikian, meskipun Al-Maturidi sendiri muncul sebagai reaksi terhadap paham Muktazilah, namun dalam beberapa masalah, Al-Maturidi cenderung sependapat dengan Muktazilah, dan dalam beberapa hal pula pemikiran-pemikiran Al-Maturidi juga sejalan al-Asy’ari. Golongan ini cenderung ke arah paham Muktazilah, sebagaimana pendapatnya soal sifat-sifat Tuhan, Muturidi dan Asy’ary terdapat kesamaan pandangan. Menurut Maturidi, Tuhan mempunyai sifat-sifat. Tuhan mengetahui bukan dengan zat-Nya melainkan dengan pengetahuan-Nya. Begitu juga Tuhan berkuasa bukan dengan zat-Nya. Demikian juga mengenai perbuatan-perbuatan manusia, Maturidi sependapat dengan golongan Muktazilah, bahwa manusialah sebenarnya yang mewujudkan perbuatan-perbuatannya. Apabila dilihat dari sisi ini, Maturidi sepaham dengan Qadariyah.
Dalam soal al-wa’ad wa al-waid, al-Mutiridy juga sepaham dengan Muktazilah bahwa janji dan ancaman Tuhan kelak pasti terjadi. Demikian juga masalah antropomorphisme, dimana Maturidi berpendapat bahwa tangan, wajah, dan sebagainya seperti penggambaran al-Qur’an, mesti diberi arti kiasan. Dalam hal ini, Maturidi bertolak belakang dengan al-Asy’ary.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Muhammad Ahmad, Tauhid Ilmu Kalam (Cet. I; Bandung: Pustaka Setia, 1998).
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik referensi halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar