Skip to main content

Pengertian Multi Level Marketing

Oleh: Mushlihin, S.Pd.I, M.Pd.IPada: February 11, 2013

Multi Level Marketing, atau disingkat MLM, adalah usaha menjual atau memasarkan langsung suatu produk, baik berupa barang atau jasa konsumen, sehingga biaya distribusi dari barang yang dijual atau dipasarkan tersebut sangat minim atau bahkan sampai ke titik nol yang artinya bahwa dalam bisnis MLM ini tidak diperlukan biaya produksi.
Multi Level Marketing juga menghilangkan biaya promosi dari barang yang hendak dijual, karena distribusi dan promosi ditangani langsung oleh distributor yang bebas mengajak orang lain lagi sampai level yang tanpa batas. Inilah salah satu perbedaan MLM dengan pendistribusian secara konvensional yang bersifat single level, pada pendistribusian konvensional, seorang agen mengajak beberapa orang bergabung ke dalam kelompoknya menjadi penjual atau sales atau disebut juga dengan wiraniaga. Pada sistem single level, para wiraniaga tersebut meskipun mengajak temannya, hanya sekedar pemberi referensi yang secara organisasi tidak di bawah koordinasinya melainkan terlepas. Mereka berada sejajar sama-sama sebagai distributor.
Dalam Multi Level Marketing terdapat unsur jasa. Hal ini dapat dilihat dengan adanya seorang distributor yang menjualkan barang yang bukan miliknya dan ia mendapatkan upah dari presentase harga barang. Selain itu jika ia dapat menjual barang tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan, maka ia mendapatkan bonus yang ditetapkan perusahaan.
Secara realitas, kini perusahaan berbasis Multi Level Marketing, sudah banyak tumbuh di dalam dan di luar negeri. Dari sudut sistem MLM itu sendiri, pada dasarnya MLM adalah bentuk usaha atau jasa yang dijalankan berdasarkan aturan yang multi.
Dalam Multi Level Marketing, passive incame yaitu mendapat bonus secara pasif tanpa melakukan pembinaan, perekrutan, dan penjualan barang atau jasa karena hal itu sama dengan money game dan penghasilan yang didapatkan tanpa harus bekerja lagi.
Multi Level Marketing adalah salah satu bisnis yang yang menghasilkan bonus passive income sangat besar.
Dalam Multi Level Marketing, setiap distributor memiliki impian masing-masing dan mereka bisa bekerja secara mandiri. Mereka sudah memiliki kesadaran bahwa ini adalah bisnis mereka sendiri maka meskipun tidak lagi membantu bisnis mereka akan tetap berkembang. Kemudian seiring dengan membesarkan bisnis mereka, maka akan selalu mendapatkan Royalti selama bisnis mereka berjalan. Tentunya besar royalty tergantung jenis marketing plan perusahaan itu sendiri. Jika membangun cukup banyak pemimpin dalam grup, maka dengan sendirinya akan mendapatkan passive incame yang banyak tanpa harus mengeluarkan modal.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Muhammad Hidayat, Analisis Teoritis Normatif MLM dalam Perspektif Muamalah, (Jakarta: Gramedia Pustaka, 2002). Andreas Harefa, 10 Kiat Sukses Distributor MLM, Belajar dari Amway, CNI, dan Herbalife, (Jakarta: Gramedia Utama, 1999). Suhrawardi K. Lubis, Hukum Ekonomi Islam, (Jakarta: Sinar Grafika Utama, 2000). Andreas Harefa, Multi Level Marketing, (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 1999).
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik referensi halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar