Skip to main content

Ikuti

Pengertian Surah al-Quran

Kata surah memungkinkan berasal dari tiga yaitu kata al-su’rah yang berarti sisa air dalam bejana, al-sur yang berati pagar pembatas atau dinding dan kata al-surah yang berarti pasal. Moenawar Kholil mengartikan kata surah sebagai tingkatan atau martabat, tanda atau alamat, gedung yang tinggi serta indah, sesuatu yang sempurna serta susunan yang bertingkat-tingkat.
Surah secara terminologis yaitu sekelompok ayat-ayat al-Quran yang berdiri sendiri dan mempunyai pemulaan dan penutup. Sedangkan al-Suyuti merumuskan batasan dari surah dengan mengemukakan bahwa batasan surah ialah al-Quran yang mencakup sejumlah ayat yang mempunyai permulaan dan penutup.
Dari pengertian yang telah diuraikan diatas, Moenawar menjelaskan bahwa ada beberapa kecenderungan kandungan yang dapat dipetik yaitu:
Barangsiapa yang membaca surah dengan sungguh-sungguh maka akan mendapatkan tingkatan yang mulia.
Surah-surah itu pada hakikatnya ibarat gedung-gedung yang indah yang mengandung ilmu dan hikmah.
Tiap-tiap surah mengandung materi yang lengkap atau sempurna.
Tiap-tiap surah dalam al-Quran, satu dengan yang lainnya saling berhubungan .
Surah-surah al-Quran sebagaimana terhimpun dalam Mushaf Usmani, menurut kesepakatan para ulam berjumlah 114 surah, yaitu dari surah al-fatihah sampai surah al-nas. Ada juga pendapat mengatakan bahwa surah al-Quran berjumlah 113 dengan alasan bahwa surah al-anfal dengan al-taubah sebagai satu surah yang digabung, mengingat antara keduannya mengandung kemiripan dan memang tidak dibatasi dengan basmalah.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Moenawar Kholil, Alquran dari Masa ke Masa, Solo :Ramadhani, 1994. Al-Zarkasyi, Al-Burhan Fi ‘Ulum Alquran, Jilid I t.t, Dar al-Fikr, t.th.

Referensi Terkait:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar