.

Relativisme Moral Alfred North Whitehead

 

Seluruh pemikiran Alfred North Whitehead mengambil modal dasar pengalaman estetika sebagai modal penjelasan pengalaman serta lebih menekankan segi proses dari pada substansi. Dalam pandangan Alfred North Whitehead, secara ekspisit menolak adanya relativisme hukum moral yang berlaku secara universal dan sepanjang zaman tanpa perlu adanya perubahan.
Alfred North Whitehead memberikan dua alasan paham tentang adanya relativisme hukum moral tertentu yang berlaku universal perlu ditolak.
Pertama, hidup moral yang menyangkut kegiatan hidup konkret dimana setiap situasi cukup khas dan tidak bisa disamaratakan begitu saja dengan situasi lain, perubahan atau proses merupakan suatu yang penting untuk diperhatikan.
Kedua, walaupun hidup moral mengendalikan adanya nilai-nilai bagi yang bersifat normatif, namun pengejawantahan atau perwujudan nilai tersebut selalu tidak bisa dilepaskan dari situasi kongkret yang memerlukan pertimbangan dan keputusan moral.
Alfred North Whitehead juga mengatakan bahwa aturan aturan tertentu yang secara cukup tepat dan rinci, mengatur semua perilaku mahkluk rasional di bumi ini di setiap planet dan merupakan pengertian yang harus disingkirkan.
Dari kutipan di atas, Alfred North Whitehead menekankan bahwa peraturan-peraturan moral konkret itu berlaku relatif, dan perlu terus menerus disesuaikan dengan situasi konkret yang dihadapi ia menolak adanya hukum-hukum moral yang secara mutlak dianggap berlaku atau mengikat secara universal, dalam situasi apa saja, perwujudan nilai-nilai ideal dan abadi selalu dalam konteks situasi, menunut pertimbangan pertimbangan sendiri.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Mangaharjo, Isme Isme Dalam Etika, (Kanisius, Yogyakarta, 1997). Alfret Nort Whitehead, Adventures Of Ideas, (The Free Press New York, 1967).
Relativisme Moral Alfred North Whitehead 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh Dalam pandangan Alfred North Whitehead, secara ekspisit menolak adanya relativisme hukum moral Seluruh pemikiran Alfred North Whitehead mengambil modal dasar pengalaman estetika sebagai modal penjelasan pengalaman serta lebih menekank...


Advertisement
Post a Comment