.

Pengertian Teologi Islam

 

Istilah “Teologi Islam”, terdiri dari dua term yang memiliki pengertian tersendiri, yakni term “teologi” dan term “Islam”. Bila kedua term ini, diketahui pengertiannya secara komprehensif, kemudian dikaitkan antara term satu dengan term lainnya, maka pada gilirannya akan melahirkan pengertian yang utuh tentang “Teologi Islam” secara akurat dan argumentatif.
Kata teologi yang bergandengan dengan islam merupakan ilmu yang membahas tentang fakta-fakta dan gejala-gejala agama dan hubungan-hubungan antara Tuhan dan Manusia. (baca lengkap di sini)
Mengenai pengertian Islam bila ditinjau dari segi leteral, ia merupakan kata tersusun dari huruf-huruf s-l-m (س،ل،م) yang berarti al-Inqiyad (sikap tunduk dan patuh), al-Istislam (sikap berserah diri) dan al-Ikhlas (sikap ketulusan hati). Kemudian kata سلم tersebut berubah menjadi fi’il śulasy mazid, yakni aslama, yuslimu, islaman, yang secara leksikal berarti selamat, damai, tunduk dan sentosa. Jadi, pengertian Islam secara readaksional adalah menyelamatkan, mendamaikan, menundukkan dan mensejahterakan manusia.
Islam dalam bahasan teologi Islam, adalah agama yang menuntut sikap ketundukan dengan penyerahan dan sikap pasrah, disertai sifat batin yang tulus, sehingga intisari yang terkandung dalam Islam ada dua yaitu; pertama berserah diri, menudukkan diri atau taat sepenuh hati; kedua masuk dalam al-Salam, yakni selamat sejahterah, damai hubungan yang harmonis. Dalam al-Quran ditegaskan bahwa Islam adalah agama milik Allah (dinullah), Islam adalah agama yang benar adanya (dinulqayyim), dan Islam adalah agama yang suci (fitrah Allah).
Berdasar pada rumusan pengertian tentang “teologi” dan “Islam”, maka “Teologi Islam” adalah ilmu yang secara sistematis membicarakan tentang persoalan ketuhanan dan alam semesta menurut perspetif Islam yang harus diimani, dan hal-hal lain yang terkait dengan ajaran Islam yang harus diamalkan, guna mendapatkan keselamatan hidup (dunia dan akhirat).
Teologi Islam merupakan berbicara tentang persoalan ketuhanan, maka dapat pula dipahami bahwa ia identik dengan Ilmu kalam terutama dalam dua aspek. Pertama, berbicara tentang kepercayaan terhadap Tuhan dalam segala seginya, termasuk soal wujud-Nya, keesaannya, dan sifat-sifat-Nya. Kedua, bertalian dengan alam semesta, yang berarti termasuk di dalamnya, persoalan terjadinya alam, keadilan dan kebijaksanaan Tuhan, serta selainnya. Ilmu yang membicarakan mengenai aspek-aspek yang disebutkan ini, disebut Teologi, dan karena pembicaraannya dalam perspektif Islam, maka disebutlah ia sebagai “Teologi Islam”.
Teologi Islam sebagai suatu disiplin ilmu belumlah dikenal di zaman Nabi saw. Meski demikian, cikal bakal yang dapat mengarah kepada lahirnya teologi Islam di kemudian hari, telah terdapat dalam ajaran dasar Islam sendiri.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Paul Edward (ed), The Encyclopedia of Philosophy, Vol. V(New York:Macmillan Publishing Co. Inc. 1997). Abū Husayn Muhammad bin Faris Zakariyah, Mu’jam Maqayis al-Lugah, juz I (Cet. III; Mesir: Mushthafa al-Bāby al-Halaby wa Awlāduh, 1971). Mahmud Yunus, Kamus Arab Indonesia (Jakarta: Hidakarya Agung, 1989). Muhammad Abduh, Risalah al-Tauhid (Bairut: Dār al-Qalam, t.th).
Pengertian Teologi Islam 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh “Teologi Islam” adalah ilmu yang secara sistematis membicarakan tentang persoalan ketuhanan dan alam semesta menurut perspetif Islam yang harus diimani, dan hal-hal lain yang terkait dengan ajaran Islam yang harus diamalkan, guna mendapatkan keselamatan hidup (dunia dan akhirat). Istilah “Teologi Islam”, terdiri dari dua term yang memiliki pengertian tersendiri, yakni term “teologi” dan term “Islam”. Bila kedua term ...


Advertisement

1 comment:

  1. insyaAllah berkah ini artikel untuk semua orang, khusunya bagiku, thanks izin baca

    ReplyDelete