.

Kondisi Dunia Islam Menjelang Perang Salib

 

Sejarah telah mencatat bahwa, Spanyol jatuh ke tangan Islam sekitar tahun 715 M. Sicilia diserang pertama kali tahun 652 M dan dikuasai sepenuhnya oleh umat Islam pada tahun 902 M. Sejak saat itu, Islam muncul di Eropa sebagai adikuasa.
Kehadiran Islam di Eropa, yang ditandai dengan berdirinya Daulah Umayah di Spanyol, memberikan peran yang cukup penting, khususnya dalam rangka menyinari Eropa yang berada dalam suasana kegelapan.
Dunia Barat, khususnya Eropa, sebelum masa Rennaisance merupakan kawasan yang terkebelakang di bidang peradaban. Hal ini sebagaimana yang dikemukakan oleh John J.Saunders bahwa hingga tahun 1000 M, Barat merupakan daerah miskin, terkebelakang dan buta huruf. Selama empat abad, Islam mengalami kedamaian dan keamanan intern sehingga mampu membangun kebudayaan yang mempesonakan.
Masa antara abad VI-X adalah masa kegelapan bagi Eropa. Memasuki abad XI, Eropa mengalami kebangkitan di bidang politik, yang ditandai dengan stabilitas politik yang baik. Demikian pula dalam aspek religius, yang ditandai dengan munculnya gerakan reformasi gereja. Kebangkitan ini ternyata menjadi pendorong semangat mereka untuk menuyusun dan menghimpun kekuatan.
Dunia Islam Menjelang Perang Salib
Apabila diperhatikan masa terjadinya Perang Salib, maka periode tersebut adalah periode disintegrasi, di mana kekuatan politik umat Islam terpecah ke dalam beberapa kerajaan kecil. Daulah Abbasiyah, yang merupakan salah satu Dinasti Islam dengan masa pemerintahan antara tahun 132–656 H, saat itu tengah memasuki akhir periode kedua dan memasuki awal periode ketiga, yaitu pemerintahan dikuasai oleh orang-orang Turki (232-334H), Buwaihi (334-447 H) dan Salajiqah (447-656 H), sampai terjadinya disintegrasi dalam tubuh Dinasti Abbasiyah, yang ditandai dengan terpecahnya Dinasti Abbasiyah menjadi beberapa kerajaan kecil, baik yang ada di kawasan Timur maupun kawasan Barat Baghdad. Dari beberapa dinasti tersebut, lima di antaranya yang berdiri ketika Perang Salib sedang berlangsung, yaitu: Dinasti Ayyubiyah (567-649 H/1171-1248 M), al-Moridiviyah (448-541 H/1056-1147 M), Al-Mohadiyah (524-667 H/1130-1296 M), Hafsidiyah (625-941 H/1128-1543 M), dan Marinidiyah (591-875 H/1195-1470 M). Dinasti-dinasti tersebut statusnya berbeda, ada yang berstatus otonomi, semiotonomi, atau dinasti yang intependen dari Dinasti Abbasiyah, bahkan ada yang merupakan rival bagi Dinasti Abbasiyah. Dalam kondisi seperti itu, umat Islam sangat rentan terhadap munculnya serangan dari pihak luar.
Dari gambaran umum keadaan Dunia Eropa dan Dunia Islam menjelang Perang Salib, terlihat bahwa di satu sisi Dunia Eropa secara umum siap untuk melakukan dan menghadapi suatu peperangan yang berkepanjangan, sementara di sisi lain, tampak ketidaksiapan Dunia Islam mengantisipasi akan terjadinya peperangan yang setiap saat dapat meletus kembali.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Sou’iyb, Sejarah Daulah Umaiyah Cordova, Jakarta: Bulan Bintang, 1977. M. Ruslan Shiddieq dengan judul “Aspek-Aspek Pokok Agama Islam”, Jakarta: Dunia Pustaka Jaya, 1983. S. M. Imamuddin, Muslim Spain 711-1492 AD, Leiden: E. J. Brill, 1981. Melville W. Feldman dan Rudolph H. Yeatman, Jr. (Editor), The World University Encyclopedia, Vol. IX. Washington DC: Publishers Company, Inc., 1965. J.J.Saunders, A History of Medival Islam, (3rd Published; London: Rouledge and Kegan Paul, 1980. Said Abdul Fattah Asyur, al-Harakah al-Shalibiyah diterjemahkan oleh Muhammad Mahrus Muslim dengan judul “Kronologi Perang Salib”, Jakarta: Fikahati Aneska, 1993. Harun Nasution, Islam Ditinjau dari berbagai Aspeknya, jilid 1, Jakarta: UI Press, 1985. Harun Nasution, Pembaharuan dalam Islam Sejarah Pemikiran dan Gerakan, Jakarta: Bulan Bintang, 1991. Ahmad Syalabi, Mausû’ah Tarikh al-Islami wa al-Hadharah al-Islâmiyah, Kairo: Nahdah Nasir, 1978.
Jika anda berminat dengan makalah yang terkait dengan perang Salib, silahkan dowload di sini
Kondisi Dunia Islam Menjelang Perang Salib 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh Dunia Barat, khususnya Eropa, sebelum masa Rennaisance merupakan kawasan yang terkebelakang di bidang peradaban. Sejarah telah mencatat bahwa, Spanyol jatuh ke tangan Islam sekitar tahun 715 M. Sicilia diserang pertama kali tahun 652 M dan dikuasai sep...


Advertisement
Post a Comment