.

Tujuan Pendidikan Entrepreneurship

 

Entrepreneur bukan berarti pedagang. Namun punya semangat untuk kreatif, inovatif, berani mengambil resiko, serta mampu mengubah “sampah” menjadi “emas’.
Tujuan pendidikan entrepreneurship tidak mengharuskan semua orang menjadi seorang entrepreneur, tetapi kalaupun mereka menjadi pegawai, akan menjadi pegawai yang baik. Karena pendidikan entrepreneurship mengajarkan inisiatif, kreatif, yang sifatnya holistik.
Sebenarnya yang didapat dari pendidikan entrepreneurship adalah kreativitas. Ada beberapa pandangan yang kurang tepat tentang pendidikan entrepreneurship.
Pertama, ada yang berkata kalau memasukkan pendidikan entrepreneurship berarti membuat kurikulum baru. Sebenarnya tidak perlu, pendidikan entrepreneurship itu memperkaya dan mempertajam kurikulum yang sudah ada. Kedua, mengajarkan entrepreneurship berarti mengajarkan dagang. Itu terlalu sempit, pendidikan entrepreneurship itu lebih luas. Ketiga, belajar entrepreneurship lebih tepat jika sudah besar. Itu keliru, Benih-benih inspirasinya mesti dimulai dari mengembangkan kreatifitas.
Tujuan pendidikan entrepreneurship tidak bersifat sempit semata-mata untuk mencetak lulusan siap kerja saja, namun juga menyiapkan lulusan memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah, beradaptasi dan mereka cipta.
Tujuan pendidikan entrepreneurship mendidik agar siswa menjadi:
  1. Generasi baru yang peka dan peduli pada kesejahteraan dan perdamaian masyarakat lokal dan global
  2. Generasi baru yang terbuka dan mandiri, mampu melihat, mencari, mengelola dan menciptakan peluang dengan berfikir kritis tan kreatif yang menghasilkan ide-ide yang inovatif
  3. Generasi baru yang dapat mengkomunikasikan ide inovatif yang dilandasi sikap kejujuran dan tanggungjawab dan kepekaan pada kebutuhan orang lain
  4. Generasi baru yang berani mengambil resiko dan memiliki keterampilan-keterampilan untuk menjalankan ide-ide inovatif secara nyata disertai sikap etis agar dapat mencapai hasil yang terbaik.
Pada intinya pendidikan entrepreneurship bertujuan memberikan kemampuan kepada peserta didik untuk mengetahui (to know), melakukan (to do), dan menjadi (to be) seseorang yang mempunyai semangat untuk melakukan dan memberikan yang terbaik baik bagi diri sendiri, keluarga maupun bangsa. Dengan integrasi dari ketiga unsur ini diharapkan akan meningkatkan keunggulan sumber daya manusia Indonesia untuk bersaing dalam kancah masyarakat dunia yang berbasis pengetahuan dan kreatifitas.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Suharyadi, dkk, Kewirausahaan, Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda, (Jakarta: Salemba Empat, 2008). Kasmir, Kewirausahaan, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2006).
Tujuan Pendidikan Entrepreneurship 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh Tujuan pendidikan entrepreneurship tidak mengharuskan semua orang menjadi seorang entrepreneur, tetapi Entrepreneur bukan berarti pedagang. Namun punya semangat untuk kreatif, inovatif, berani mengambil resiko, serta mampu mengubah “sampah” ...


Advertisement
Post a Comment