.

Pendekatan dalam Pengelolaan Kelas

 

Beberapa pendekatan dalam pengelolaan kelas, yaitu;
Pendekatan Berdasarkan Perubahan Tingkah Laku (Behaviour Modification Approach)
Untuk membina tingkah laku yang dikehendaki guru harus memberi penguatan positif (memberi stimulus) positif sebagai ganjaran atau penguatan negatif (menghilangkan hukuman, suatu stimulus negatif) sedangkan untuk mengurangi tingkah laku yang tidak dikehendaki, guru menggunakan hukuman (memberi stimulus negatif), penghapusan (pembatalan pemberian ganjaran yang sebenarnya diharapkan peserta didik) atau time out (membatalkan kesempatan peserta didik untuk memperoleh ganjaran, baik yang berupa barang maupun yang berupa kegiatan yang disenanginya).
Socio Emotional Climate Approach (Pendekatan berdasarkan suasana emosi dan hubungan sosial)
Pendekatan berdasarkan suasana emosi dan hubungan sosial bertolak dari psikologi klinis dan konseling, dengan anggapan dasar bahwa kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien membutuhkan hubungan sosio-emosional yang baik antara guru dan siswa dan antara siswa dengan siswa. Selanjutnya guru dipandang memegang peranan penting dalam rangka menciptakan hubungan baik tersebut.
Pengalaman dalam kehidupan sehari-hari menunjukkan pada kita bahwa bila hubungan dengan partner kerja baik, berbagai kegiatan dalam kerja sama tersebut dapat berlangsung dengan lancar, demikian juga bila terjadi kesalahpahaman, dapat dengan mudah mencari jalan keluarnya, sama halnya dengan kegiatan belajar di sekolah, bila hubungan antara guru dan siswa baik, kegiatan-kegiatan mengajar dapat berlangsung dengan lancar, kesalahpahaman yang timbul pun dapat diatasi dengan mudah.
Group Processes Approach (Pendekatan Proses Kelompok)
Pendekatan ini didasarkan pada psikologi sosial dan dinamika kelompok, maka asumsi pokoknya adalah:
  1. Pengalaman belajar sekolah berlangsung dalam konteks kelompok sosial
  2. Tugas guru yang terutama dalam pengelolaan kelas adalah membina dan memelihara kelompok yang produktif dan kohesif.
Eclectic Approach (Memilih Pendekatan dari Berbagai Sumber)
Sebenarnya pendekatan ini, biasa diistilahkan pendekatan acak. Semua pendekatan bisa digunakan dalam satu momen belajar.
Apabila disimak secara seksama maka ketiga pendekatan yang telah diuraikan di muka adalah ibarat: Sudut pandangan yang berbeda-beda terhadap objek yang sama. Oleh karena itu guru sebaiknya:
  1. Menguasai pendekatan. Pendekatan pengelolaan kelas yang potensial, dalam hal ini pendekatan perubahan tingkah laku, penciptaan iklim sosio emosional dan proses kelompok.
  2. Dapat memilih pendekatan yang tepat dan melaksanakan prosedur yang sesuai dengan baik dalam masalah pengelolaan kelas. Pada gilirannya kemampuan guru memiliki strategi pengelolaan kelas yang tepat sangat tergantung pada kemampuannya menganalisis masalah pengelolaan kelas yang dihadapinya.
  3. Pendekatan perubahan tingkah laku dipilih bila tujuan tindakan pengelolaan yang akan dilakukan adalah menguatkan tingkah laku peserta didik yang baik dan atau menghilangkan tingkah laku peserta didik yang kurang baik, pendekatan berdasarkan suasana emosi dan hubungan sosial dipergunakan apabila sasaran tindakan pengelolaan adalah peningkatan hubungan antara pribadi guru peserta didik dan antar peserta didik, sedangkan pendekatan proses kelompoknya melakukan kegiatan secara produktif.
Untuk menerapkan pendekatan-pendekatan pengelolaan kelas agar kondisi belajar dapat optimal diperlukan komponen ketrampilan yang efektif.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Moh Uzer Usman, Menjadi Guru Profesional, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000).
Pendekatan dalam Pengelolaan Kelas 4.5 5 Mushlihin Mursalin Pendekatan ini didasarkan pada psikologi sosial dan dinamika kelompok, maka asumsi pokoknya adalah: Beberapa pendekatan dalam pengelolaan kelas, yaitu; Pendekatan Berdasarkan Perubahan Tingkah Laku (Behaviour Modification Approach) Unt...


Advertisement

No comments:

Post a Comment