.

Konsep Pendidikan Budi Pekerti

 

Budi pekerti berasal dari kata “budi” dan “pekerti”. Budi berarti paduan akal dan perasaan untuk menimbang baik dan buruk. Pekerti berarti perangai, tingkah laku, akhlak. Budi pekerti, akhlak, moral dan etika memiliki makna etimologis yang sama, yakni adat kebiasaan, perangai dan watak. Budi pekerti, akhlak, moral dan etika merupakan suatu ilmu yang menerangkan tentang baik dan buruk perbuatan manusia.
Pendidikan budi pekerti adalah pendidikan jiwa. Islam telah menyimpulkan bahwa pendidikan budi pekerti atau akhlak merupakan jiwa pendidikan Islam.
Para ahli dan praktisi pendidikan sepakat bahwa pendidikan budi pekerti atau moralitas sangat penting dan mesti segera terwujud. Praktek etika atau budi pekerti tidak akan cukup hanya diberikan sebagai pelajaran yang konsekuensinya hafalan atau lulus dalam ujian tertulis.
Pendidikan budi pekerti tidak hanya terbatas pada teori saja dan menyuruh anak didik untuk menghafal kata-kata bijak atau daftar kalimat-kalimat indah. Tetapi anak didik harus dapat mempraktekkan teori-teori tersebut dalam perilaku sehar-hari baik dalam lingkungan keluarga, sekolah maupun di lingkungan alam sekitar (masyarakat).
Menurut Ahmad D. Marimba, pendidikan adalah bimbingan secara sadar oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani anak didik menuju terbentuknya kepribadian utama. Dari pengertian ini, disimpulkan bahwa pendidikan budi pekerti adalah bimbingan, pengajaran secara sadar dilakukan oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani anak didik agar memiliki budi pekerti yang luhur.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Yusuf al-Qardhawi, Iman dan Kehidupan, (Jakarta: PT. Bulan Bintang, 1993). Tim Penyusun Pusat Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cet. I (Jakarta: Balai Pustaka, 2001). Abuddin Nata, Akhlak Tasawuf, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1997). Tafsir, dkk, Moralitas al-Qur'an dan Tantangan Modernitas, (Yogyakarta: Gama Media Offset, 2002). Ahmad Amin, Etika (Ilmu Akhlak), terj. Farid Ma’ruf, Judul Asli Al-Akhlak, (Jakarta: Bulan Bintang, 1995).
Konsep Pendidikan Budi Pekerti 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh Para ahli dan praktisi pendidikan sepakat bahwa pendidikan budi pekerti atau moralitas sangat penting dan mesti segera terwujud. Budi pekerti berasal dari kata “budi” dan “pekerti”. Budi berarti paduan akal dan perasaan untuk menimbang baik dan buruk. Pekerti berarti ...


Advertisement

No comments:

Post a Comment