.

Pengertian Kapitalis

 

Kapital berarti, modal pokok dalam perniagaan. Kapitalis, kaum yang bermodal. Sedangkan Kapitalisme adalah Sistem dan faham ekonomi (perekonomian) yang modalnya (penanaman modalnya, kegiatan industrinya) bersumber pada modal pribadi atau modal-modal perusahaan swasta dengan ciri persaingan dalam pasaran bebas.
Adapun pengertian Kapitalis menurut G.G. Wells;
“Kapitalisme adalah Suatu yang tidak dapat didefinisikan, tapi pada umumnya kita menyebut sebagai sistem kapitalis, sesuatu yang kompleks kebiasaan tradisional, energi perolehan yang tak terkendalikan dan kesempatan jahat serta pemborosan hidup”.
Secara umum,Teori Kapitalis bercirikan individu yang menjadi pemilik bagi apa yang dihasilkannya, Orang lain tidak punya hak. Ia berhak untuk memonopoli semua alat produk yang dapat dicapainya dengan usahanya sendiri, berhak untuk tidak mengeluarkannya, kecuali dengan jalan yang memberi keuntungan padanya.Teori tersebut bertitik tolak pada egoisme, yang hanya cinta pada diri sendiri.
Apabila ditinjau dari sudut ekonomi, Bukan dari sudut moral, bahwa salah satu pembawaan dari teori kapitalis, ialah rusaknya keseimbangan dalam pembagian kekayaan diantara individu-individu dan tertumpuknya alat-alat produksi ditangan satu kelompok yang merupakan satu kelas yang paling mewah hidupnya dan paling unggul.
Masyarakat kapitalis praktis menjadi dua kelas yakni kelas hartawan dan miskin. Kelas hartawan menguasai sumber-sumber kekayaan dan bertindak sekehendak hatinya, serta tidak mempergunakannya kecuali untuk kepentingan pribadinya. Sehingga kepentingan masyarakat dikorbankan demi untuk menambah kekayaan. Maka orang-orang miskin tidak lagi punya kesempatan untuk memperoleh sumber-sumber kekayaan kecuali hanya untuk memperoleh kebutuhannya, demi kelanjutan hidup.
Suatu hal yang pasti terjadi dalam sistem kapitalis adalah lahirnya kecenderungan yang keras dikalangan masyarakat untuk mengumpulkan kekayaan dan tidak mengelurkannya kecuali pada jalan yang mendatangkan keuntungan besar bagi dirinya.
Bagi kapitalistik, tak ada perbedaan yang prinsipil antara “Jual Beli” dan “Riba”.Kedunya tidak saja bercampur aduk dalam sistem itu, tetapi berjalin dalam transaksi perdagangan. Masing-masing saling membutuhkan satu sama lain. Perdagangannya tidak mungkin mendapat kemajuan kecuali dengan Riba. Jika tidak karena riba niscaya runtuhlah sistem kapitalis.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Abu A’la al-Maududi, Dasar-dasar Ekonomi dalam Islam dan Berbagai Sistem masa kini, (Cet.I; Bandung : Al-Maarif, 1980). M.Abdul Mannan, Teori dan Praktek Ekonomi Islam, (Jakarta: Dana Bakti Wakaf,1997). Daryanto s.s, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, (Apollo; Surabaya, 1998).
Pengertian Kapitalis 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh Secara umum,Teori Kapitalis bercirikan individu yang menjadi pemilik bagi apa yang dihasilkannya, Orang lain tidak punya hak. Kapital berarti, modal pokok dalam perniagaan. Kapitalis, kaum yang bermodal. Sedangkan Kapitalisme adalah Sistem dan faham ekonomi (pereko...

Gunakan Browser Super Kencang Gratis, Klik di Sini


Advertisement

4 comments:

  1. mksh artikelnya bang , sangat membantu

    ReplyDelete
  2. oh, jadi kalo kapitalis orang miskin bakal selalu miskin ya? jahat dong kalo gitu.... tapi setau saya orang yang gak punya skill sama knowledge deh yang bakal jadi miskin... karena orang kapitalis bisa tau, sebagaimanapun latar belakang entah miskin kek, jawa kek, arab kek, asalkan orang itu punya kemampuan pasti diperlukan, dan kalo diperlukan orang, yakin bakal miskin?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah kecenderungannya seperti itu, Anda tak perlu ngotot dan sombong seperti itu, karena tak ada satupun narasi ideologi yang sempurna di dunia ini. OK :)

      Delete