.

Pengertian an-Naht dalam Bahasa Arab

 

Istilah Al-Naht dari segi bahasa berasal dari akar kata yang mengandung makna memahat, menata dan mematung. Lisan Arab menulis Al-Naht adalah النشر (menggergaji), البري (meraut) dan القطع (memotong). Keseluruhan makna di atas terhimpun dalam arti memahat yang merupakan makna hakikat Al-Naht, sebagaimana empat kali disebutkan dalam al-Quran. Hal ini dapat dipahami karena secara umum pekerjaan menggergaji, menata, mematung, menggergaji, meraut dan memotong adalah pekerjaan yang saling berhubungan bagi pemahat atau seni ukir.
Sedangkan menurut istilah diartikan sebagai formulasi dua kata atau lebih menjadi satu ungkapan baru yang menunjukkan makna aslinya. kata yang digabung tersebut dapat terdiri dari kata benda seperti basmalah, kata kerja seperti hamdalah atau huruf seperti innama berasal dari inna dan ma, dengan tetap mengikuti kaedah kebahasaan dan bentuk-bentuk tashrif bahasa. Hubungan makna leksikal dengan makna istilah ialah karena Al-Naht kegiatan manata ulang kata-kata atau kalimat. Hal ini mirip dengan kegiatan memahat atau mematung yang bekerja memotong-motong dan membuang sebagian unsur suatu kata kemudian membuat formulasi yang berbeda dengan forma awal.
Definisi di atas memberikan pengetian bahwa Al-Naht merupakan langkah kreatif meringkas dan mempermudah pengucapan serangkaian kata. Bentuk Al-Naht secara sepintas mempunyai kemiripan penyingkatan dalam bahasa Indonesia. Letak persamaannya terletak pada upaya penyederhanaan dan meringkas kata untuk mempermudah pengucapannya. Sedangkan perbedaannya terletak pada corak dan semangat setiap bahasa.
Melalui telaah karya-karya linguist ditemukan bahwa pembahasan tentang Al-Naht hampir tidak mendapatkan perhatian serius kalangan linguist. Kalaupun ada upaya ke arah penelitian dan penemuan teori-teori Al-Naht, upaya-upaya tersebut tidak mendapat sambutan baik dari kelompok linguist tradisional. Bahkan mendapat sorotan tajam yang menganggap Al-Naht terlalu mengada-ada. Sikap seperti itu pada hakikatnya didasari oleh tekad untuk menjaga kemurnian bahasa Arab, terutama karena bahasa al-Quran. Meskipun harus dipahami pula, Al-Naht telah menjadi kebutuhan zaman yang kadang-kadang dalam memberikan informasi lisan atau tulisan membutuhkan ungkapan ringkas. Pertemuan di antara dua pendapat berlawanan ini, yakni kelompok yang menganggap Al-Naht hanya perbuatan mengada-ada dan kelompok yang menganggap harus ada dan perlu dikembangkan, haruslah dipelihara sehingga senantiasa membutuhkan hadirnya kreatifitas di satu sisi sedang di sisi lain kemurnian juga tetap terjaga.
Dalam al-Quran kata Al-Naht dalam bentuk kata kerja disebutkan 4 kali, yaitu di dalam surat Al-A’raf: 74, Asy-Syu’ara’: 149, Ash-Shafat: 95 dan Al-Hijr: 82. Penelusuran penggunaan kata ini dalam al-Quran seluruhnya bermakna memahat gunung untuk tempat tinggal atau membuat membuat patung sebagai seni dan kebanggaan kaum Tsamud atau menjadi sembahan kaum Nabi Ibrahim as. Para ahli mengambil istilah Al-Naht yang asal pengertiannya memahat, mematung dan menata benda bersifat material tersebut menjadi nama bagi penggabungan dua kata atau lebih menjadi satu ungkapan. Dalam Bahasa Indonesia, istilah ini dikenal dengan istilah akronim, atau singkatan yang menjadi pola meringkas atau menyingkat dua kata atau lebih menjadi satu ungkapan. Sebagaimana sering terdengar ungkapan sinetron yang berasal dari gabungan kata sinema dan elektronik.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Ibrahim Anis, et al-Mu’jam al-Wasith, jilid II (Cet. II; Istambul: Al-Maktabah Al-Islamiy, 1972). Imil Badi’ Ya’qub, Fiqh al-Lugah al-Arabiyyah wa Khashaishuha, (Dar al-Tsaqafah al-Islamiyyah; Beirut: t.th). Muhammad Fuad Abdul Baqi, Al-Mu’jam Al-Mufahras li Alfadzil Al-Qur’an (Dar al-Hadis; Kairo: 1364. Departemen Agama Republik Indonesia, Al-Qur’an dan Terjemahannya, (Toha Putra; Semarang:1998
Pengertian an-Naht dalam Bahasa Arab 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh Menurut istilah diartikan sebagai formulasi dua kata atau lebih menjadi satu ungkapan baru yang menunjukkan makna aslinya. kata yang digabung tersebut dapat terdiri dari kata benda seperti basmalah, kata kerja seperti hamdalah atau huruf seperti innama berasal dari inna dan ma Istilah Al-Naht dari segi bahasa berasal dari akar kata yang mengandung makna memahat, menata dan mematung. Lisan Arab menulis Al-Naht ...



Advertisement

No comments:

Post a Comment