.

Tujuan dan Manfaat Joyful Learning

 

Model joyful learning dimaksudkan bahwa proses pembelajaran harus berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan mengesankan. Suasana pembelajaran yang menyenangkan dan berkesan akan menarik minat peserta didik untuk terlibat secara aktif, sehingga tujuan pembelajaran akan dapat tercapai secara maksimal.
Tujuan dan manfaat model pembelajaran yang menyenangkan dalam proses belajar mengajar yakni, guru bisa memunculkan potensi-potensi yang dimiliki oleh peserta didik. Oleh karena itu, guru dapat mengembalikan fungsi mengajar ke fitrah awalnya, yakni membangkitkan potensi anak didik melalui transfer pengetahuan yang tidak bersifat indoktriner ataupun pendiktean dengan guru sebagai instrumen dan fasilitatornya.
Dalam penerapan model joyful learning, guru tidak perlu risau. Hal ini dikarenakan dalam pembelajaran guru hanya perlu membuka hati pada setiap permasalahan yang dihadapi oleh anak didik. Dengan mengembangkan permasalahan yang dihadapi oleh anak, guru mampu membuka wawasan serta jendela baru dalam penggunaan metode dan teknik yang tepat dalam proses pembelajaran. Dengan penggunaan metode dan teknik yang bervariasi oleh guru, maka akan lebih mudah pula penyampaian materi pada anak didik.
Dalam model joyful learning guru memberikan kebebasan peserta didik untuk mengeksplor potensi-potensi yang ada dalam dirinya. Anak tidak dibatasi dalam suasana kelas yang monoton dan menjenuhkan, melainkan peserta didik dipersilahkan untuk belajar diluar kelas. Hal terebut bertujuan agar peserta didik tidak terpaku pada proses belajar klasikal yang hanya menjejalkan materi-materi secara bertubi-tubi tanpa memikirkan bahwa banyak hal yang dapat dipelajari diuar sana. Dengan lebih mendekatkan anak pada alam, secara tidak langsung guru telah memberikan pelajaran yang tak tenilai harganya yakni tentang belajar menyayangi lingkungan dan alam sekitar.
Penggunaan metode dan teknik yang bervariasi dalam pembelajaran akan memberikan dampak yang positif bagi perkembangan anak. Lima strategi efektif untuk memotivasi siswa belajar dan membuat belajar lebih menarik serta menyenangkan yakni :
  1. Gunakan pertanyaan untuk berpikir kritis
  2. Gunakan musik untuk mengajar
  3. Gunakan video atau multimedia
  4. Hubungkan apa yang siswa pelajari dengan yang sedang terjadi di dunia nyata.
  5. Hubungkan yang dipelajari siswa dengan hal-hal yang penting bagi mereka
Hampir tidak ada kekurangan dalam pelaksanaan model joyful learning, peserta didik akan terasah kreatifitas secara alami dan tidak dibuat-buat. Hal tersebut dikarenakan anak diasah potensinya dengan perlahan-lahan dan tidak terkesan terpaksa. Kekurangan ini hanya bersumber pada guru atau tenaga pendidik itu sendiri, jika guru tidak aktif atau pintar memilih metode yang tepat notabennya mengkombinasikan metode dan teknik dalam pembelajaran, maka jatuhnya anak didik bukannya paham malahan jadi bingung.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Hamzah B. Uno, Perencanaan Pembelajaran, (Jakarta, Bumi Aksara, 2006). Mamul. Tips Aplikasi PAKEM (Pebelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan), (Jogja: Diva Press,2011).
Tujuan dan Manfaat Joyful Learning 4.5 5 Anonymous Dalam penerapan model joyful learning, guru tidak perlu risau. Hal ini dikarenakan dalam pembelajaran guru hanya perlu membuka hati pada setiap permasalahan yang dihadapi oleh anak didik. Model joyful learning dimaksudkan bahwa proses pembelajaran harus berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan mengesankan. Suasana pem...


Advertisement
Post a Comment