.

Pembagian dan Pengelompokan Veda

 

Veda sebagai himpunan sabda atau wahyu, diyakini berasal dari Apuruseya, yang artinya bukan dari Purusa atau manusia, sebab para Resi menerima wahyu berfungsi hanya sebagai instrumen atau sarana dari Tuhan Yang Mahasa Esa untuk menyampaikan ajaran suci-Nya. Terhadap pernyataan ini Svami Dayananda Sarasvati menyatakan: Veda adalah sabda-Nya dan segala kuasa­Nya bersifat abadi. Svami Dayananda juga menambahkan bahwa Rigveda Yajurveda, Samaveda dan Atharvaveda berasal dan merupakan sabda-Nya, Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Sempurna.
Menurut Maurice Winternitz (1927), kitab-kitab Veda dikelompokan dalam 3 kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari sejumlah besar mantra-mantra yang merupakan wahyu yang diterima oleh para Resi, baik secara individu maupun dalam kelompok (Gotra). Sebagian mantra-mantra itu dapat diselamatkan dan sebagian besar lagi hilang dalam perjalanan waktu. Pengelompokkan itu terdiri dari:
Samhita, yakni himpunan mantra-mantra Veda yang mengandung mantra Upasana (doa kebaktian, pemujaan, ucapan syukur, mantra-mantra upacara korban), ajaran filsafat dan tata susila, pendidikan dan tain-lain.
Brahmana, yakni uraian yang panjang tentang ketuhanan/teologi teristimewa observasi tentang jalannya upacara korban atau mistis dari upacara korban yang dilakukan oleh oleh individu, kelompok maupun upacara korban.
Aranyaka dan Upanisad. Yang pertama berarti buku hutan dan yang kedua artinya ajaran yang bersifat rahasia rahasyam). Kitab-kitab ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan kitab-kitab Samhita dan Brahmana, walaupun ada di antaranya yang terlepas dari kitab-kitab tersebut.
Para sarjana lainnya seperti Radhakrishnan, Max Muller, Keith dan lain-lain mengelompokkan kitab suci Veda (Sruti) dalam empat kelompok dengan memisahkan kitab-kitab Aranyaka dengan Upanisad.
Di dalam kitab-kitab Aranyaka dan Upanisad terkandung ajaran teologi, ajaran Hindu yang sangat dalam dan meditasi atau kehidupan menjadi pertapa di hutan, juga ajaran Yoga untuk menghubungkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa, tentang kehidupan di dunia ini dan sebagainya.
Kitab Veda terdiri dari berbagai macam, dan sangat banyak. Umat hindu harus menerima yang banyak itu, termasuk bagian-bagian dari kitab Samhita. Kitab-kitab Samhita terdiri dari empat jenis, yaitu :
RgVeda Sarhhita, yakni himpunan re atau rk. RgVeda artinya pengetahuan suci yang berhubungan dengan permintaan dan bila kata re atau rk dihubungkan dengan konsonan V berubah menjadi RgVeda (Rk +" Veda) sesuai hukum bahasa Sanskerta. RgVeda Sarhhita terdiri dari 1.028 Sukta (himne), terdiri dari 10.5 89 Mantra, terdiri dari dua macam susunan, yaitu : Mandala (terdiri dari 10 Mandala), tiap mandala terdiri dari Anuvaka (10 mandala RgVeda terdiri dari 85 anuvaka) dan masing­masing mandala terdiri dari beberapa Sukta atau Varga (himne) dan masing-masing Sukta terdiri dari beberapa mantra. Pembagian yang kedua adalah: Astaka (susunan delapan) atau Kanda dan masing-masing Astaka dibagi delapan Adhyaya (bacaan atau bab) dan tiap Adhyaya terdiri dari beberapa mantra.
YajurVeda Sairihita, yakni pengetahuan suci tentang upacara korban (kata ini bentukjamaknya Yajumsi) terdiri dari 1975 mantra dalam 41 Adhyaya. YajurVeda terdiri dari dua himpunan (resensi) yang sangat berbeda, yaitu; 1) Sukia YajurVeda (YajurVeda PutiH) yang tersedia dari resensi Vajasaneyi Sarhhita dan merupakan resensi yang sangat populer, 2) Krsna YajurVeda (YajurVeda Hitani) yang tersedia dalam 3 resensi yaitu Taittiriya, Maitrayani dan Katha Samhita, 3) SamaVeda Samhita, yakni himpunan mantra Saman, pengetahuan suci tentang irama (melodi) yang sebagian besar merupakan mantra-mantra RgVeda yang diberi tangga nada, terdiri dari 1875 mantra, terbagi ke dalam 2 Arcika, yaitu: Purva Arcika terdiri dari 6 Prapathaka (buku) dan tiap Prapathaka terdiri dari beberapa mantra. Arcika yang kedua adalah Uttara Arcika yang terdiri dari 9 Prapathaka yang tiap Prapathaka terdiri pula dari beberapa mantra, 4) AtharvaVeda Samhita, yakni himpunan dari Arthavan, pengetahuan suci yang bermanfaat bagi kehidupan didunia ini. AtharvaVeda terdiri dari 20 Kanda yang masing-masing Kanda terdiri dari beberapa mantra. Jumlah mantra AtharvaVeda adalah: 5.977 mantra.
Sebagaimana telah di ketengahkan bahwa ada empat pembagian kitab suci Veda, yaitu Rg. Yajur, Sama, dan Atharva. Naskah yang ditemukan pada akhir masing-masing dari keempat bagian Veda itu berkaitan dengan hakikat dari sang diri. Jadi, kitab suci yang dikenal sebagai Veda, pada akhir dari masing-masing bagian tersebut, ada suatu bagian lagi yang berhubungan dengan hakikat sang diri.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Ahmad Shalaby, Perbandingan Agama, agama-agama Besar di India, (Hindu, Zaina Budha, Bumi Aksara, Jakarta, 1998).
Pembagian dan Pengelompokan Veda 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh Menurut Maurice Winternitz (1927), kitab-kitab Veda dikelompokan dalam 3 kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari Veda sebagai himpunan sabda atau wahyu, diyakini berasal dari Apuruseya , yang artinya bukan dari Purusa atau manusia, sebab para Resi men...


Advertisement
Post a Comment