.

Tipe Kepribadian Peserta Didik

 

Bagaimanapun juga, peserta didik tak terlepas dari berbagai macam tingkah, dan tipe kepribadiannya, sehingga setiap anak memiliki kepribadian yang berbeda, dan setiap perbedaan harus disikapi pula secara berbeda.
Menurut Paul Gunadi yang dikutip oleh Sjarkawi pada umumnya terdapat lima penggolongan tipe kepribadian peserta didik yang sering dikenal dalam kehidupan sehari-hari, yaitu :
Pertama : tipe kepribadian Sanguin
Seorang anak remaja yang termasuk ke dalam tipe ini memiliki ciri-ciri antara lain: memiliki banyak kekuatan, bersemangat, mempunyai gairah hidup, dapat membuat lingkungannya gembira dan senang. Akan tetapi, tipe ini memiliki kelemahan, misalnya; cenderung impulsive, bertindak sesuai emosi atau keinginannya. Seorang anak remaja yang bertipe sanguin ini sangat mudah jatuh ke dalam gaya hidup coba-coba, karena godaan dari luar dapat dengan mudah memikatnya dan dia bisa terperosok ke dalamnya. Oleh karena itu seorang anak remaja yang termasuk dalam kelompok ini perlu ditingkatkan secara terus menerus perkembangan pengetahuan agamanya.
Kedua: tipe kepribadian Flegmatik
Seorang anak yang termasuk tipe ini memiliki ciri antara lain: cenderung tenang, gejolak emosinya tidak tampak, misalnya dalam kondisi sedih atau senang, sehingga turun naik emosinya tidak terlihat secara jelas. Orang yang bertipe ini cenderung dapat menguasai dirinya dengan cukup baik dan lebih introspektif, mampu melihat, menatap, dan memikirkan masalah-masalah yang terjadi di sekitarnya. Seseorang yang bertipe seperti ini memiliki kelemahan antara lain: ada kecenderungan untuk mengambil mudahnya dan tidak mau susah. Oleh karena itu, anak remaja dengan tipe ini menurut penulis akan mudah dididik untuk mengerjakan salat. Karena dia akan lebih memilih mengerjakan salat daripada harus menanggung sangsi yang akan diberikan oleh orang tua maupun guru.
Ketiga : tipe kepribadian Melankolik
Seorang anak remaja yang termasuk tipe ini memiliki ciri antara lain: mengerti estetika/ keindahan hidup, terobsesi dengan karyanya yang paling bagus atau sempurna, perasaannya sangat kuat, dan sangat sensitif. Kelemahan orang yang memiliki tipe ini antara lain : sangat mudah dikuasai oleh perasaan dan cenderung perasaannyalah yang mendasari hidupnya sehari-hari. Oleh karena itu, orang yang bertipe ini tidak mudah untuk tersanjung, senang, atau tertawa terbahak-bahak. Pembentukan kepribadian melalui peningkatan pertimbangan akhlak yang sesuai dengan agama, kiranya dapat membantu anak remaja dengan tipe ini dalam mengatasi perasaannya yang kuat dan sensitivitas.
Keempat : tipe kepribadian Kolerik
Seorang anak remaja yang termasuk ke dalam tipe ini memiliki ciri antara lain: cenderung berorientasi pada pekerjaan dan tugas, mempunyai disiplin kerja yang sangat tinggi, mampu melaksanakan tugas dengan setia dan bertanggung jawab pada tugas yang diembannya. Adapun kelemahannya antara lain kurang mampu merasakan perasaan orang lain. Kelompok ini perlu ditingkatkan kepekaan sosialnya melalui pengembangan emosional yang seimbang dengan moral kognitifnya sehingga menjadi lebih peka terhadap perasaan orang lain.
Kelima : tipe kepribadian Asertif
Peserta didik yang termasuk tipe ini memiliki ciri antara lain: mampu menyatakan pendapat, ide, dan gagasannya secara tegas, kritis, tetapi perasaannya halus sehingga tidak menyakiti perasaan orang lain. Dalam dunia pendidikan seorang anak yang memiliki tipe asertif adalah tipe yang ideal karena tidak banyak ditemukan kelemahannya. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan tentang salat secara bertahap akan meningkatkan kesadaran dalam melaksanakannya tanpa paksaan apalagi sangsi.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Sjarkawi, Pembentukan Kepribadian Anak;Peran Moral, Intelektual, Emosional, dan Sosial sebagai Wujud Integritas Membangun Jati Diri (Cet. I; Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2006). http://mushlihin.com/2012/05/other/mengenal-wanita-berwatak-sanguinis.php
Tipe Kepribadian Peserta Didik 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh Seorang anak remaja yang termasuk ke dalam tipe ini memiliki ciri-ciri antara lain: memiliki banyak kekuatan, bersemangat, mempunyai gairah hidup, dapat membuat lingkungannya gembira dan senang. Akan tetapi, tipe ini memiliki kelemahan, Bagaimanapun juga, peserta didik tak terlepas dari berbagai macam tingkah, dan tipe kepribadiannya, sehingga setiap anak memiliki kepribadi...


Advertisement
Post a Comment