.

Pengertian Takdir menurut Bahasa dan Istilah

 

Pengertian Takdir. Kata Takdir berasal dari bahasa Arab, yakni Takdir (تقدير) yang berakar kata dari kata qaddara (قدر، يقدر، تقديرا) yang berarti ukuran terhadap sesuatu atau memberi kadar.
Pengertian Takdir menurut istilah, adalah ukuran yang sudah ditentukan Tuhan sejak zaman azali baik atau buruknya sesuatu, tetapi boleh saja berubah jika ada usaha untuk merubahnya. Sehingga, jika Allah telah mentakdirkan demikian, maka itu berarti bahwa Allah telah memberi kadar/ ukuran/ batas tertentu dalam diri, sifat atau kemampuan maksimal makhluknya. Kemampuan pada diri manusia inilah yang boleh berubah, dan terkadang memang mengalami perubahan disebabkan oleh usaha manusia itu sendiri.
Pengertian Takdir menurut istilah tersebut, mencerminkan adanya kemungkinan perubahan takdir dari Allah swt. Manusia mempunyai kemampuan terbatas sesuai dengan ukuran yang diberikan oleh Allah kepadanya. Makhluk ini misalnya; ditakdirkan untuk tidak dapat menembus angkasa luar, tetapi dengan akalnya ia mampu merubah taqdir itu. Yakni dengan menciptakan suatu alat (wahana) untuk sampai ke sana.
Itulah sebabnya, sehingga M. Quraish Shihab menyatakan bahwa dengan adanya Takdir tidak menghalangi manusia untuk berusaha menentukan masa depanya sendiri, sambil memohan bantuan Ilahi.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Mahmud Syaltut, al-Islam Aqidah wa Syari'ah (t.tp: Dar al-Qalam, t.th). Mahmud Yunus, Kamus Indonesia Arab (Jakarta: Hidakarya Agung, 1989). M. Quraish Shihab, Tafsir al-Qur'an al-Karim; Tafsir atas Surah-surah Pendek Berdasarkan Urutan Turunnya Wahyu (Cet. I; Bandung: Pustaka Hidayah, 1997).
Pengertian Takdir menurut Bahasa dan Istilah 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh Pengertian Takdir menurut istilah tersebut, mencerminkan adanya kemungkinan perubahan takdir dari Allah swt. Pengertian Takdir. Kata Takdir berasal dari bahasa Arab, yakni Takdir (تقدير) yang berakar kata dari kata qaddara (قدر، يقدر، تقديرا) yang ...

Gunakan Browser Super Kencang Gratis, Klik di Sini


Advertisement

1 comment:

  1. Sedikit ingin berbagi tentang bagaimana takdir Allah bekerja untuk kita adalah dengan memahami pola struktur geometri bangunan Ka’bah dan pola susunan Al Qur’an serta pola gerak Asmaul Husna yang dapat di baca pada : http://www.polaruangalquran.blogspot.com pada tulisan berjudul : manhaj al bait al atiq
    Yang pada intinya takdir Allah itu meliputi segala sesuatu, namun Takdir Allah bukanlah sebuah garis lurus melainkan sebuah RUANG yang tersusun dari begitu banyak garis yang saling bersimpangan dan saling mempengaruhi.

    ReplyDelete