Posts

Showing posts from September, 2012

Pengertian Dakwah menurut Bahasa dan Istilah

Pengertian dakwah menurut bahasa; dakwah berasal dari bahasa Arab yakni دعا– يدعوا – دعوة (da’a - yad’u - da'watan). Kata dakwah tersebut merupakan ism masdar dari kata da’a yang dalam Ensiklopedia Islam diartikan sebagai “ajakan kepada Islam. Kata da’a dalam al-Quran, terulang sebanyak 5 kali, sedangkan kata yad’u terulang sebanyak 8 kali dan kata dakwah terulang sebanyak 4 kali. Kata da’a pertama kali dipakai dalam al-Quran dengan arti mengadu (meminta pertolongan kepada Allah) yang pelakunya adalah Nabi Nuh as. Lalu kata ini berarti memohon pertolongann kepada Tuhan yang pelakunya adalah manusia (dalam arti umum). Setelah itu, kata da’a berarti menyeru kepada Allah yang pelakunya adalah kaum Muslimin. Kemudian kata yad’u, pertama kali dipakai dalam al-Quran dengan arti mengajak ke neraka yang pelakunya adalah syaitan. Lalu kata itu berarti mengajak ke surga yang pelakunya adalah Allah, bahkan dalam ayat lain ditemukan bahwa kata yad’u dipakai bersama untuk mengajak ke neraka…

Hukum Perkawinan Wanita Hamil

Hukum perkawinan wanita hamil dalam pembahasan referensi ini ialah wanita yang tidak bersuami (tidak sedang berada dalam ikatan perkawinan), tetapi telah melakukan hubungan seksual di luar nikah yang mengakibatkan dirinya hamil. Hukum perkawinan wanita hamil yang telah/ sedang berada dalam ikatan perkawinan, disepakati oleh para ulama bahwa ia tidak boleh lagi melangsungkan perkawinan dengan laki-laki lain, meskipun ia sedang bercerai dengan suaminya, terkecuali kalau anak yang dikandungnya telah lahir (masa iddahnya sudah berakhir). Wanita hamil sebelum nikah, erat kaitannya dengan perbuatan zina, sebab zina itulah yang mengakibatkan seorang wanita menjadi hamil sebelum melangsungkan perkawinan. Dengan demikian, perkawinan wanita hamil dapat dianalogikan dengan perkawinan wanita pezina. Kebolehan bagi wanita pezina melangsungkan perkawi­nan, didasarkan pada firman Allah dalam surah al-Nur/ 24 ayat 3: Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan dengan perempuan yang berzina, a…

Arti (Penafsiran) Kata Nazhara

Term nazhara berasal dari kata nazhara yang secara lugawi searti dengan term bashara, dan ra'a, yang artinya melihat. Dengan demikian, pengertian nazhar secara etimologi adalah penglihatan, pandangan, dan tatapan dengan mata. Masih dari sudut etimologis, kata nazhara (fi'il madhi) ini, sebenarnya berakar dari kata nazhr, terdiri atas tiga huruf, yakni al-nun, al-zha, al-ra. Arti lain nazhara secara kebahasaan adalah menunda, menanti, atau memberi tangguh. Bila ditinjau lebih lanjut dalam berbagai kamus bahasa, term al-nazhar memiliki banyak arti di samping yang telah disebutkan. Antara lain artinya adalah tadabbur (تدبّر) yakni merenungkan, memikirkan, dan mempertimbangkan. Bisa juga berarti ihtamma bihi إهتمّ به)) yakni memperhatikan dan mementingkan sesuatu. Al-Nazhar mengandung arti ta'ammulu bi'aynihi (تعأمّله بعينه) yakni menyelidiki dengan teliti, secermat-cermatnya. Mengenai tadabbur, Abd. Muin Salim menyatakan bahwa kata tersebut berkaitan dengan tafsir. Kata …

Pengertian Verbalisme dalam Pembelajaran

Verbalisme berasal dari kata Latin, verbum. Berarti perkataan atau ucapan. Verbalisme secara umum adalah istilah untuk menyebut sesuatu sebagai ungkapan verbal, pengungkapan lewat kata-kata untuk mengungkapkan gagasan dan menyatakan pengertian. Orang yang verbalistis menyebut tulisan atau uraian yang mempergunakan terlalu banyak kata, sedang isinya terlalu sedikit, tanpa isi atau terlalu sedikit, atau sama sekali tak menyentuh topik yang sedang dibicarakan, atau lebih gamblangnya, omong kosong. Akan tetapi, verbalisme dalam bahasa kepribadian, diartikan pendirian. Verbalisme lalu menjadi sikap dan bermakna positif, lebih menjunjung tinggi kata daripada kenyataan yang diungkapkan, istilah daripada permasalahan yang ada di belakangnya, dan rumusan daripada kebenaran yang dikandungnya. Dalam pembelajaran, seorang guru terkadang secara tak sadar menjadi penganut verbalisme, dan menjelaskan sesuatu secara verbalistis. Hal ini terjadi apabila guru terlalu banyak atau hanya menggunakan kat…

Biografi Ibnu Taimiyah

Nama lengkap Ibnu Taimiyah, adalah Taqiyuddin Ahmad bin Abdul Al Hakim bin Taimiyah. Lahir di kota Haram, wilayah Syiria, pada hari Seni 10 Rabiul Awwal tahun 611 H. bertepatan dengan 22 Januari 1263 M. dan wafat di Damaskus pada malam Senin 20 Zulkaiddah 728 Hijriyah, bertepatan dengan 26 September 1328 M. Ayah Ibnu Taimiyah bersama bernama Syihab Ad-Din ‘Abd Al-Halim Ibn Abd as-Salam (627-672 H). adalah seorang ulama besar yang mempunyai kedudukan tinggi di Masjid Agung Damaskus. Selain sebagai khatib dan imam besar di mesjid tersebut, ia juga sebagai guru dalam bidang tafsir dan hadits. Jabatan lain yang juga dipegang oleh Abdul al-halim ialah sebagai direktur Madrasyah Al-Hadits as Sukkariyah, salah satu lembaga pendidikan islam bermazhab hamabali yang sangat maju dan bermutu waktu itu. Dilembaga pendidikan inilah Abd al-Halim yang dikenal orator itu, mendidik Ibn Taimiyah buat pertama kalinya. Kakek Ibnu Taimiyah bernama syaikh Maajd ad-Din al-Barakat ‘Abd al-Salam Ibn bin Alla…

Rukun Nikah dan Syarat-syaratnya

Secara garis besar, rukun nikah/ rukun perkawinan terdiri atas empat poin, yaitu: (1) kedua calon mempelai, (2) wali, (3) saksi, dan (4) akad nikah. Keempat rukun nikah inilah masing-masing mempunyai syarat, yang dengan karenanya suatu perkawinan dipandang sah menurut hukum Islam. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan dikemukakan secara rinci rukun nikah tersebut. Kedua mempelai Adapun syarat yang harus dipenuhi oleh kedua mempelai tersebut adalah: 1) Kedua mempelai harus sepakat untuk melangsungkan perkawinan. Kesepakatan atau persetujuan tersebut, harus dilahirkan dalam pikiran yang sehat dan dinyatakan secara tertulis, bukan karena paksaan. Persetujuan yang dimaksud, dinyatakan oleh orang yang telah cukup umur untuk kawin, baik dalam kesadaran pikirannya maupun kedewasaan fi­siknya, yang dalam istilah fikih disebut dengan balig dan berakal. 2) Tidak ada halangan agama untuk melangsungkan perka­winan. Bagi seseorang yang bermaksud melangsungkan perka­winan, baik laki-laki maupun w…

Pengertian al-Jaza; Pendekatan Tafsir

Pengertian al-Jaza’. Secara kebahasaan al-Jaza’ (جزاء) merupakan kata dasar dari Jaza, yajziy (جزى-يجزى), dan al-Jaza’ ,(وهو جزاء) yang berarti balasan, hukuman dan ganjaran. Dalam kitab al-Muhith disebutkan bahwa kalimat جزى terdiri dari tiga huruf, yaitu الجيم-الزاء-الياء yang bermakna قيام الشيئ مقام غيره ومكافأته yang artinya menggantikan suatu tempat dan membalasnya. Sedang dalam Mu’jam al-Alfaz wa A’lam al-Qur'aniyah, kalimat al-al-Jaza’ (الجزاء) selain diartikan memenuhi haknya juga diartikan sebagai hadiah dan upeti atas perbuatannya, sebagaimana Allah berfirman QS. al-Mu’minun (23): 111. Sesungguhnya Aku memberikan balasan kepada mereka hari ini, karena kesabaran mereka... Sementara ayat yang memiliki arti balasan perbuatan kejahatan yang mempunyai konotasi hukuman atas tindakan buruknya. Sebagaimana dalam QS al-An’am (6):146. Demikianlah Kami hukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka... Selain tersebut di atas, kalimat al-Jaza’ dapat juga diartikan menempati sesuatu y…

Pengertian Aptitude-Treatment Interaction (ATI)

Secara substantik teoretis, Aptitude-Treatment Interaction (ATI) dapat diartikan sebagai suatu konsep/pendekatan yang memiliki sejumlah strategi pembelajaran/treatment yang efektif digunakan untuk individu tertentu sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Dipandang dari sudut pembelajaran Aptitude-Treatment Interaction (ATI) merupakan sebuah konsep (model) yang berisikan sejumlah strategi pembelajaran/treatment yang sedikit banyaknya efektif digunakan untuk siswa tertentu sesuai dengan karakteristik kemampuannya. Cronbach, mendefinisikan Aptitude-Treatment Interaction (ATI) approach, sebagai sebuah pendekatan yang berusaha mencari dan menemukan perlakuan-perlakuan yang cocok dengan perbedaan kemampuan siswa, yaitu perlakuan secara optimal efektif diterapkan oleh siswa yang berbeda tingkat kemampuannya. Secara statistik dan metodologi, Aptitude-Treatment Interaction (ATI) Approach dimaknai sebagai suatu interaksi statistik yang bersifat multiplikatif (gabungan) dari sekurang-kurangn…

Pengertian Skemata dalam Pembelajaran

Pengertian Skemata. Menurut Piaget, skemata merupakan representasi bentuk dari seperangkat persepsi, ide, dan aksi yang diasosiasikan, dan merupakan dasar pembangunan pemikiran. Skemata selalu berkembang sejalan dengan kapasitas pengalamannya. Dalam perkembangannya skemata sebelumnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari skemata baru. Pengertian skemata ketika dihubungkan dengan teori membaca, menggambarkan proses dimana pembaca mengkombinasikan pengetahuan awalnya dengan informasi baru dalam teks bacaan yang dipahami atau Skemata merupakan bagian dari pengetahuan awal yang menyediakan interpretasi bermakna tentang konten yang baru. Skemata berawal dari teori skema, yang menggambarkan proses dimana pembelajar membandingkan latar belakang pengetahuan yang mereka miliki dengan informasi yang baru akan didapatkannya. Teori skema ini didasarkan pada kepercayaan bahwa setiap kegiatan pemahaman dipengaruhi oleh pengetahuan seseorang yang luas. Ada dua proses yang saling mengisi yan…

Pengertian Dinamisme menurut Bahasa dan Istilah

Pengertian dinamisme. Menurut Honig, dinamisme menurut bahsa berasal dari bahasa Yunani “dynamis” artinya kekuasaan, kekuatan dan khasiat. Pengertian dinamisme menurut istilah adalah doktrin yang mengajarkan bahwa tiap benda mempunyai suatu daya kekuatan atau kekuasaan yang di anggap keramat dan tidak berpribadi, dianggap halus maupun berjasad, dimiliki maupun tidak dapat dimiliki oleh benda, binatang dan manusia. Pengertian dinamisme menurut istilah tersebut, dalam ilmu pengetahuan lazim disebut “mana”. Manusia, hewan ataupun benda yang mempunyai mana akan selalu ditakuti orang, mendapat perhatian yang istimewah dan harus dihormati. Manusia, hewan atau benda tersebut harus dihormati dengan jalan menjalankan suatu upacara kebaktian, disamping mereka mengkultuskannya dengan segala macam cara untuk menguasai kekuasaan tersebut. Pengertian dinamisme sebagai mana yang terdapat pada diri orang dan adapula yang terdapat pada benda atau tempat, dapat berwujud kesaktian, kekebalan, kekuasaa…

Biografi Singkat Karaeng Lasanru (Karassing)

Karaeng Lassanru bukanlah nama yang sebenarnya, melainkan hanyalah nama gelar. Adapun nama sebenarnya adalah, Karaeng Tappau yang merupakan salah seorang yang membantu Dato’ Tiro menyebarkan Islam di daerah Herlang. Pemberian nama Karaeng Lassanru (Karassing) dimaksudkan seorang yang suka memberi bantuan, yaitu pada masa penyebaran Islam yang dilakukan oleh Khatib Bungsu (Dato’ Tiro). Dia selalu membantu, baik dari segi keamanan dan dari segi finansial. Pada saat penyebaran Islam di Bulukumba, yaitu di daerah Tiro pada tahun 1605, sebagai pusat penyebaran Islam, Karaeng Lassanru (Karassing) berdakwah dengan pendekatan tasawuf. Dan dia memasuki daerah dengan mendekati para pemimpin di daerah itu. Pada saat Islam diterima di Herlang sekitar abad ke-17 Dato’ Tiro masuk di daerah Herlang di Ujung Banyura dan menemui raja-raja Herlang pada tahun 1605 M. Pada waktu itu, Karaeng Lassanru (Karassing) sebagai pemerintah di daerah itu dan sesudah wafat dilanjutkan oleh anaknya Karaeng Lassanru…

Pengertian Animisme menurut Bahasa dan Istilah

Pengertian Animisme. Animisme menurut bahasa berasal dari bahasa latin anima yang berarti jiwa atau roh, dan isme adalah paham atau kepercayaan. Sedangkan pengertian animisme menurut Honig, berarti nyawa. Menurut istilah, Animisme adalah suatu kepercayaan bahwa semua benda di alam dunia ini berjiwa, sehingga mempunyai kesadaran dan kepribadian, roh tersebut harus dijaga dan dipelihara, supaya senang dan tidak boleh dimain-mainkan. Roh ini dapat terdiri dari nenek moyang mereka yang telah meninggal dunia dan ini membawa kepada pemujaan nenek moyang atau mungkin ada roh-roh umum yang tidak dihubungkan dengan seseorang mirip dengan mana. Pengertian Animisme juga dikemukakan oleh Hamka dalam bukunya, Perkembangan Kebatinan di Indonesia sebagai berikut: ….Nenek moyang yang telah mati, hanya badannya yang hilang, adapun roh atau semangatnya masih tetap ada disekeliling kita, dan tempat tinggalnya yang tertinggi dan mulia adalah kayangan. Pengertian Animisme seperti disebutkan Hamka, mengi…

Anak Sah menurut Hukum Islam

Berbicara tentang anak sah menurut hukum Islam, tidak terlepas dari sahnya perkawinan kedua orang tuanya dan usia kehamilan ibunya. Maksudnya, jika perka­winan kedua orang tuanya dinyatakan sah menurut hukum Islam, maka selanjutnya harus diperhatikan masa kehamilan ibunya terhitung sejak tanggal pelaksanaan akad nikahnya. Tentang hal ini, Abdoerraoef memberikan komentar sebagai berikut : Ditetapkan masa anak sah menurut hukum Islam itu, jika dilahirkan sesudah enam bulan perkawinan dilangsungkan, atau perempuan itu mengandung di masa iddah, dan bekas suaminya tidak memungkiri kandungannya sebagai anaknya. Fatchurrahman mengutip pendapat para ulama fikih tentang kriteria seorang anak sah sebagai berikut : Para ulama telah sepakat seorang anak tidak dapat dinasabkan kepada bapaknya sebagai anak sah, kalau anak itu dilahirkan kurang dari 6 bulan setelah akad perkawinan. Sebab menurut mereka tenggang waktu yang sependek-pendeknya yang harus ada di antara kelahiran anak dengan perkawinan …

Prinsip Bank Islam

Kalau Bank Konvensional berdasarkan prinsip bunga, maka prinsip Bank Islam beroperasi berdasarkan bagi hasil. Dalam konteks lain, kedudukan Bank Islam dalam hubungannya dengan nasabah, adalah sebagai mitra investor dan pedagang atau pengusaha, sedangkan pada Bank Konvensional sebagai kreditur dan debitur. Sebagaimana dikemukakan di atas bahwa Bank Islam dengan Bank Konvesional memiliki perbedaan, terutama dalam penggunaan prinsip operasional, maka dari sini selanjutnya akan diketahui bahwa Bank Islam memiliki beberapa ciri atau karakteristik tersendiri yang antara lain adalah sebagai berikut : Berdimensi keadilan dan pemerataan Prinsip Bank Islam ini dilakukan dengan cara bagi hasil, yakni mudharabah atau musyarakah. Dengan bagi hasil, tidak muncul kerugian yang hanya dialami oleh salah satu pihak, karena resiko kerugian dan keuntungan yang diperoleh ditanggung bersama antara bank dengan nasabahnya. Adanya pemberlakuan jaminan Menciptakan rasa kebersamaan Dalam operasionalnya, prinsi…

Definisi Perkawinan dari Berbagai Sumber

Mengetahui definisi perkawinan, seyogyanya mengetahui kata “perkawinan” terlebih dahulu. Secara bahasa, perkawinan berasal dari kata "kawin", yang berarti perjodohan antara laki-laki dan wanita untuk menjadi suami isteri. Adapun perkawinan itu sendiri berarti pernikahan, atau perayaan dalam urusan kawin, dan sebagainya. Sedangkan definisi perkawinan secara istilah, menurut ulama maupun peraturan perundang-undangan di Indonesia, yaitu; Djaman Nur, memberikan definisi perkawinan (nikah) sebagai akad nikah yang ditetapkan oleh syara bahwa seseorang suami dapat memanfaatkan dan bersenang-senang dengan kehormatan seorang isteri dan seluruh tubuhnya. Definisi perkawinan juga dapat ditemukan dalam UU. No. 1 Tahun 1974 sebagai berikut, Perkawinan ialah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Selanjutnya, untuk melengkapi definisi per…

Pengertian Infaq menurut Bahasa dan Istilah

Pengertian Infaq. Infaq berasal dari bahasa Arab, namun telah dibahasa Indonesiakan dan berarti; pemberian (sumbangan) harta dan sebagainya untuk kebaikan. Dalam bahasa Arab (infaq/ إنفاق). Akar kata dan tashrif-nya adalah نفق-ينفق-نفقا أو نفاقا و إنفاق yang berarti sesuatu yang habis. Dalam al-Munjid, dikatakan bahwa نفق-نفاق boleh juga berarti dua lubang atau berpura-pura dan didalam agama ia dikenal dengan istilah munafiq. Menurut Ibn Faris ibn Zakariyah, Infaq mempunyai dua makna pokok, yakni 1) terputusnya sesuatu atau hilangnya sesuatu, 2) tersembunyinya sesuatu atau samarnya sesuatu. Dua pengertian Infaq tersebut, makna yang relevan dengan pengertian infaq di sini, adalah makna yang pertama. Sedangkan pengertian infaq yang kedua lebih relevan dipergunakan untuk pengertian munafiq. Alasan penulis adalah; seseorang yang menafkahkan hartanya secara lahiriyah, akan hilang hartanya di sisinya dan tidak ada lagi hubungan antara harta dengan pemiliknya. Adapun makna kedua adalah; seo…

Pengertian Pornografi dan Pornoaksi

Menurut bahasa, pornografi berasal dari kata Yunani “porne” yang berarti perempuan jalang dan graphein berarti menulis. Dari pengertian ini, menunjukkan bahwa objek utama dan sumber pornografi adalah perempuan. Dalam referensi lain, porno juga bermakna cabul. Dari sinilah pornografi dipahami sebagai penggambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu birahi. Pornografi didefinisikan oleh Ernst dan Seagle sebagai berikut: “Pornography is any matter odd thing exhibiting or visually representing persoss or animals performing the sexual act, whetever normal or abnormal”. Pornografi adalah berbagai bentuk atau sesuatu yang secara visual menghadirkan manusia atau hewan yang melakukan tindakan sexual, baik secara normal ataupun abnormal. Oleh karena itu istilah pornografi mengandung pengertian pejorative tentang hal-hal yang bersifat sexual. Peter Webb sebagaimana dikutip oleh Rizal Mustansyir melengkapi definisi pornografi dengan menambahkan bahw…

Pengertian Moral dan Moralitas

Moralitas berasal dari kata dasar “moral” berasal dari kata “mos” yang berarti kebiasaan. Kata “mores” yang berarti kesusilaan, dari “mos”, “mores”. Moral adalah ajaran tentang baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban dan lain-lain; akhlak budi pekerti; dan susila. Kondisi mental yang membuat orang tetap berani; bersemangat; bergairah; berdisiplin dan sebagainya. Moral secara etimologi diartikan: a) Keseluruhan kaidah-kaidah kesusilaan dan kebiasaan yang berlaku pada kelompok tertentu, b) Ajaran kesusilaan, dengan kata lain ajaran tentang azas dan kaidah kesusilaan yang dipelajari secara sistimatika dalam etika. Dalam bahasa Yunani disebut “etos” menjadi istilah yang berarti norma, aturan-aturan yang menyangkut persoalan baik dan buruk dalam hubungannya dengan tindakan manusia itu sendiri, unsur kepribadian dan motif, maksud dan watak manusia. kemudian “etika” yang berarti kesusilaan yang memantulkan bagaimana sebenarnya tindakan hidup dalam masyarakat, apa …

Biografi Emile Durkheim

Emile Durkheim, lahir 15 April di Epinal tahun 1858, anak dari seorang Rabbi (Pendeta Yahudi). Daerah tersebut lebih dikenal dengan kota kecil, Lorraine, dan termasuk keluarga besar Yahudi Perancis. Dalam studinya, Emile Durkheim mula-mula belajar teologi, karena Ia berkeinginan menjadi seorang Pendeta Yahudi (rabbi), karena pengaruh seorang guru wanita Katolik, Ia cenderung ke arah mistik Katolisme, tetapi akhirnya Ia menjadi penganut agnotisisme. Pada umur 18 tahun, Emile Durkheim pergi ke Paris guna mempersiapkan diri untuk masuk Ecole Normale Supereriure. Tahun 1878, mengikuti ujian bersama dengan Bergson, tetapi ditolak, setelah setahun kemudian, lulus dan belajar selama 4 tahun di lembaga tersebut. Pada tahun 1882 setelah lulus, Emile Durkheim menjadi guru sekolah menengah, kemudian Ia belajar filsafat di Jerman. Emile Durkheim tertarik pada karya-karya ahli-ahli filsafat seperti Auguste Comte, F. de Coulenges, C.H. Smint Simon, dan belajar karya-karya psikologi Wundt dan Herb…

Pengertian Bank Islam

Bank Islam adalah bank yang yang tata cara beroperasinya didasarkan pada tata cara bermu’malat sesuai ajaran agama Islam, dan berbeda dengan Bank konvensional atau Bank non-Islam. Adapun istilah muamalat menurut Abd. Wahab Khallaf, adalah ketentuan-ketentuan yang mengatur hubungan manusia dengan manusia, baik hubungan pribadi maupun antara perorangan dengan masyarakat. Muamalat seperti yang dimaksud dalam pengertian Bank Islam, meliputi kegiatan jual beli (ba’y); piutang (qara’ah); gadai (rahn); memindahkan utang (hawalah), bagi untung dalam perdagangan (tijarah); jaminan (dhaman) persekutuan (syirkah), dan selainnya. Berkenaan dengan itu, maka Bank Muamalah sebagaimana yang didirikan di berbagai daerah, dapat pula disebut Bank Islam. Selain sebutan Bank Islam, biasa juga disebut sebagai Bank Muamalah, dan Bank Syari’ah, yakni suatu bank yang beroperasi di atas ajaran dasar Islam (syariah). Secara akademik, pengertian Bank Islam dan Syari’ah memang mempunyai pengertian yang berbeda.…

Advokat dalam Sejarah Islam

Secara kelembagaan, advokat belum dikenal di kalangan orang-orang arab pra Islam. Hanya saja, terdapat praktek yang berlaku saat itu ketika terjadi sengketa antara mereka yaitu mewakilkan atau menguasakan seorang pembicara atau juru debat yang disebut حجيجا (hajij) atau حجاجا (hijaj) untuk membela kepentingan yang memberikan kuasa atau perwakilan (al- Muwakkil). Hal tersebut berlanjut hingga datangnya Islam, advokat belum eksis dan melembaga. Akan tetapi cikal bakal advokat dalam Islam bisa ditelusuri lewat praktek al-Wakalah yang sudah berkembang seiring dengan datangnya Islam. Rasulullah saw sendiri pernah mewakilkan kepada sahabat penyerahan seekor unta yang menjadi kewajiban beliau kepada seorang, orang tersebut datang menemui beliau memperkarakan untanya, maka Nabi saw. pun memerintahkan para sahabatnya mencarikan unta yang seusia dengan unta yang dituntut orang tersebut untuk diberikan kepadanya, namun mereka tak mendapatkan kecuali unta yang lebih tua. Nabi saw. pun memerinta…

Pengertian Sekular dan Sekularisasi

Secara harfiah, "sekular" atau "sekularisasi" berasal dari bahasa Latin yaitu saeculum yang berarti masa (waktu) atau generasi. Kata saeculum sebenarnya adalah salah satu dari dua kata latin yang berarti "dunia" kata lainnya adalah mundus. Saeculum, menunjukkan waktu dan mundus menunjukkan ruang. Saeculum sendiri adalah lawan dari kata eternum yang artinya "abadi" yang digunakan untuk menunjukkan alam yang kekal abadi, yaitu alam sesudah dunia ini. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, sekular diartikan sebagai bersifat duniawi atau kebendaan, bukan bersifat keagamaan atau kerohanian, sehingga "sekularisasi" berarti membawa ke arah kecintaan kehidupan dunia, norma-norma tidak perlu didasarkan pada ajaran agama. Di dunia Islam, istilah sekular ini pertama kali dipopelerkan oleh Zia Golkap (1875-1924 M), sosiolog terkemuka dan teoritikus nasionalis Turki. Sekularisasi di Barat berawal dari pemisahan ilmu, politik dan masalah dunia dari ag…

Biografi Muhammed Arkoun

Mohammed Arkoun lahir tanggal 1 Februari 1928 di Taorirt–Mimoun di Kabilia, suatu daerah pegunungan berpenduduk Berber di sebelah Timur Aljir. Wilayah Kabilia (al-Qabail) terbagi kepada dua, yaitu Kabilia Besar (dengan luas sekitar satu juta hektar) dan Kabilia kecil. Penduduknya hidup dari hasil pertanian (buah tin dan zaitun), menggembala ternak, dan berdagang kerajinan tangan. Sedangkan Berber adalah panggilan untuk penduduk yang tersebar di Afrika bagian utara, dari Libya sampai Samudera Atlantik. Latar belakang sosial tersebut, membuat Mohammed Arkoun bergelut dalam tiga bahasa, yaitu bahasa kabilia, bahasa Arab dan bahasa Perancis. Pertama, adalah salah satu bahasa Berber yang diwarisi Afrika Utara dari Zaman pra-Islam dan pra-Romawi. Kedua, adalah bahasa yang dibawa oleh arus ekspansi Islam sejak abad pertama hijriyah. Ketiga, adalah bahasa Perancis yang dibawa oleh bangsa yang yang menguasai Aljazair antara tahun 1830 sampai dengan 1862. Muhammad Arkoun mengawali pendidikann…

Mengenal Manajemen Konflik

Memahami manajemen konflik, diawali pemahaman tentang konflik. Konflik adalah perbedaan kepentingan yang menimbulkan pertentangan antara apa yang diharapkan oleh seseorang terhadap dirinya, orang lain, organisasi dengan kenyataan apa yang diharapkannya. Namun Konflik juga berarti sikap saling mempertahankan diri sekurang-kurangnya diantara dua kelompok, yang memiliki tujuan dan pandangan berbeda, dalam upaya mencapai satu tujuan mereka berada dalam posisi oposisi, bukan kerjasama. Manajemen konflik sebagai bagian normal dari perilaku dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk mempromosi dan mencapai perubahan-perubahan yang dikehendaki. Sehingga konflik bisa jadi merupakan sumber energi dan kreativitas yang positif apabila dikelola dengan baik. Manajemen konflik yang baik dapat menggerakkan suatu perubahan, seperti; membantu setiap orang untuk saling memahami tentang perbedaan pekerjaan dan tanggung jawab mereka, memberikan saluran baru untuk komunikasi, menumbuhkan semangat baru pada s…

Konsep Islamologi Terapan

Islamologi terapan, titik sentralnya pada epistemologi pemikiran Islam menganjurkan digunakannya berbagai metodologi dan ilmu-ilmu sosial yang muncul sejak abad ke-19, lebih-lebih lagi pada abad XX, untuk memahami, mencermati dan menganalisis konstruksi keilmuan dan pemikiran keagamaan Islam secara lebih mendasar. Maka adalah hal yang menarik dalam kajian pemikiran Islam, kalau pemikiran Arkoun dijadikan sebagai bahan acuan dalam menelaah lebih lanjut titik-titik kelemahan pemikiran Islam, disamping itu pemikiran Arkoun masih kurang dikenal terutama dalam konteks ke-Indonesia-an. Islamologi Terapan hadir sebagai bentuk respon terhadap Islamologi klasik yang telah mempersempit ruang studinya pada pemikiran logosentris (ideologi, filsafat, hukum) yang dibuat dalam perspektif idealis sejarah gagasan-gagasan (baca di sini). Begitu pula pemisahan antara ilmu dan praktek masih mewarnai Islamologi Klasik akibat adanya dekolonisasi. Sehingga pertimbangan teorisasi maupun renungan metodologis…