.

Perbedaan Makna al-Rahman dan al-Rahim dalam Kajian Tafsir

 

Lafal al-Rahman al-Rahim berakar dari huruf ra, ha dan mim yang bermakna يدل على الرقة والعطف والرأفة (halus, perhatian, balas kasih). Ketiga makna ini mempunyai kaitan yang sangat erat. Sebab, balas kasih itu muncul, karena ada rasa simpati/ perhatian dari perasaan yang halus. Jadi, al-Rahman (Yang Maha Pengasih) dan al-Rahim (Yang Maha Penyayang), dua nama Allah ini menghimpun sifat yang halus dan penuh simpati/ perhatian. Oleh karena itu, Abu ‘Ubaidah menganggap bahwa al-Rahman dan al-Rahim mengandung satu makna.
Jumhur mufassir berpendapat bahwa bentuk فعلان tidak sama dengan bentuk فعيل. Jadi, al-Rahman berbeda dengan al-Rahim. Al-Rahman bentuk mubalagah bermakna yang mempunyai rahmat yang tiada tandinganya. Karena itu, lafazh al-Rahman tidak ada mutsanna-nya dan jama’-nya, merupakan nama khusus bagi Allah Swt, tetapi berbuat secara umum, yakni sebagai pemberi nikmat kepada seluruh orang muslim dan yang bukan orang muslim. Sedangkan al-Rahim ada bentuk mutsanna-nya dan jama’-nya, merupakan nama umum, tetapi berbuat secara khusus, yakni sebagai pemberi nikmat kepada khusus orang mukmin. Sebagaimana firman Allah swt, dalam QS Al-Ahzab (33) : 43.
… وكان باالمؤمنين رحيما
Dan Dia (Allah) maha penyayang kepada orang-orang mu’min.
Dikatakan pula bahwa al-Rahman bermakna Dia (Allah) memberikan rahmat kepada seluruh makhluk-Nya tanpa pilih kasih, tidak membedakan antara yang berakal dan yang tidak berakal, antara yang baik dan yang jahat, antara yang beriman dan yang kafir. Akan tetapi, rahmat yang diberikan berupa rahmat-rahmat yang kecil seperti kehidupan, susunan anggota tubuh, kesehatan, isteri, keturunan, kekayaan dan lain sebagainya.
Sedangkan al-Rahim bermakna Dia (Allah) memberikan rahmat-rahmat besar yang tiada ternilai, yaitu jalan lurus (Shirath al-Mustaqim) perasaan bahagia yang sumbernya iman, perasaan cinta kepada Allah swt, kepada Rasul-Nya, ajaran-ajarannya, rahmat paling besar yang menjadi induk segala rahmat ialah surga yang penuh nikmat (jannat al-na’im) dan lain-lain rahmat yang abadi dalam kehidupan di akhirat.
Dengan memperhatikan uraian yang di atas, dapatlah dipahami bahwa telah terjadi polemik tentang lafazh-lapazh al-Rahman dan al-Rahim. ada yang mengatakan dua-duanya musytaq dan bentuk mubalagah. Ada yang mengatakan al-Rahman bukan musytaq. Ada yang mengatakan al-Rahman mempunyai sifat kasih di dunia dan di akhirat, sementara al-Rahim mempunyai sifat sayang di dunia saja. Ada yang mengatakan al-Rahman mempunyai sifat kasih khusus di dunia, dan al-Rahim mempunyai sifat khusus kasih sayang di akhirat. Ada yang mengatakan al-Rahman mempunyai sifat kasih di dunia saja, sementara al-Rahim mempunyai sifat sayang di dunia dan di akhirat. Ada yang mengatakan dua-duanya di dunia dan di akhirat.
Menurut hemat penulis bahwa lafazh-lafazh al-Rahman dalam al-Quran adalah: Pertama, nama yang khusus bagi Allah swt, karena tidak ada bentuk mutsanna dan jama’-nya. Kedua, tidak musytaq dari رحم apalagi dari kata yang lain, karena al-Rahman setimbang dengan فعلان (timbangan sifat musyabbahah), sementara رحم kata kerja transitif, tidak bisa dijadikan sifat musyabbahah, tidak bisa juga dikatakan al-Rahman bentuk mubalagah dari رحم karena فعلان bukan timbangan mubalagah. Ketiga, sifat kasih yang dimiliki al-Rahman mengenai semua manusia tampa kecuali dan tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Sedangkan sifat sayang yang dimiliki oleh al-Rahim mengenai orang mukmin saja, namun tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Abu al-Husayn Ahmad ibn Faris ibn Zakariyyah, Mu’jam Maqayis al-Lugah (Cet.I; Bayrut: Dar al-Fikr, 1994). Abd. Muin Salim, al-Nahj al-Qawim wa al-Shirath al-Mustaqim li al-Qalb al-Salim min Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim (Surah al-Fatihah) (Ujungpandang: Syaria’h Press, 1995). Muhammad ‘Aliy Muhammad al-Syawkani, Fath al-Qadir al-Jami’ bayn Fanniy al-Riwayah wa al-Dirayah min ‘Ilm al-Tafsir (Bayr­t: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, tth.).
Perbedaan Makna al-Rahman dan al-Rahim dalam Kajian Tafsir 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh Jumhur berpendapat bahwa bentuk فعلان tidak sama dengan bentuk فعيل. Jadi, al-Rahman berbeda dengan al-Rahim. Lafal al-Rahman al-Rahim berakar dari huruf ra , ha dan mim yang bermakna يدل على الرقة والعطف والرأفة (halus, perhatian, balas kasih). Ke...


Advertisement
Post a Comment