.

Biografi Muhammad Iqbal

 

Muhammad Iqbal dilahirkan di Sialkot, Punjab, India, dari keluraga menengah pada tanggal 22 Pebruari 1873. Beberapa sumber juga mengatakan, bahwa ia lahir pada tahun 1876. Ayahnya Nur Muhammad, pada mulanya adalah seorang pegawai negeri, kemudian menjadi seorang pedagang yang mempunyai rasa kejiwaan mistis dan rasa keagamaan yang mendalam. Nenek moyangnya adalah dari orang-orang Brahma Kasymir yang telah memeluk agama Islam kira-kira tiga abad sebelum Muhammad Iqbal lahir. Mereka pindah ke Punjab pada awal abad ke XIX dan menetap di Sialkot.
Pada waktu Muhammad Iqbal menerima pendidikan dari ayahnya. Mula-mula sekali ia belajar al-Quran. Kemudian masuk ke Murry College. Gurunya antara lain ialah Mir Hasan. Seorang ulama besar dan guru dalam Ilmu Ke-susasteraan Persia dan Arab. Dialah yang pertama kali memompakan agama ke dalam jiwa Muhammad Iqbal. Sejak itu, Muhammad Iqbal gemar sekali mengubah syair-syiar ke dalam bahasa Urdu, dan bakatnya itu lebih berkembang lagi setelah ia di Delhi, pusat intelektualisme di anak benua Indo-Pakistan waktu itu.
Muhammad Iqbal menyelesaikan studinya di Sialkot, lalu melanjutkan pendidikan ke Government College di Lahore sampai memperoleh gelar Magister-nya. Gurunya yang terkenal ialah Sir Thomas Arnold, seorang orientalis yang mendorong Iqbal melanjutkan studi di Universitas Camridge, Inggris. Guru inilah mengajarkan sejarah dan Philosopy kepada Muhammad Iqbal.
Ketika berusia sekitar 29 tahun (1905), Muhammad Iqbal melanjutkan pendidikannya dalam bidang filsafat di Universitas Cabrigde Inggris. Dua tahun kemudian (1907), ia pindah dan melanjutkan studinya di Munich Trinity College, Jerman Barat, sampai memperoleh gelar Doktor (Ph.D) dalam bidang tasawuf. Untuk meraih gelar ini, ia memanjukan tesis doktoralnya yang berjudul The Development of Metaphisycs in Persia (Perkembangan Metafisika di Persia). Selama belajar di Eropa ia banyak mengkaji buku-buku ilmiah di perpustakaan Camridge, London, dan Berlin. Di samping itu, ia juga mempelajari watak dan karakteristik orang-orang Eropa.
Pada tahun 1908, Muhammad Iqbal kembali ke Lahore. Tidak lama kemudian, ia bekerja sebagai pengacara dan dosen filsafat. Sebagai dosen, ia aktif memberikan ceramah di beberapa universitas di India. Hasil dan kumpulan ceramhnya, kemuian, dibukukan dengan judul The Recontsruktion of Reliogion Thougt in Islam.
Muhammad Iqbal dianugerahi gelar Sir oleh pemerintah Inggris Pada tahun 1922, karena jasanya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, terutama sastra Inggris dan Filsafat. Pada tahun 1928 dan awal tahun 1929, ia mengadakan perjalanan ke India Selatan. Demi kepentingan politik India, kemudian ia memasuki lapangan politik. Prestasi politiknya ditandai oleh keperpilihannya sebagai presiden Liga Muslimin pada tahun 1930. Kemudian, dua kali ia mengikuti Perundingan Meja Bundar yang diselenggarakan di London, Inggris. Selain itu, ia pun pernah turut menghadiri Konfresensi Islam di Yerussalem.
Meskipun Muhammad Iqbal telah banyak terlibat dalam kegiatan politik, namun otoritas intelektualnya tetap diakui. Terbukti, ketika pada tahun 1933, ia diundang ke Afganistan untuk membicarakan rencana pembentukan Universitas Kabul.
Muhammad Iqbal sebagai tokoh pemikir, dan arsitek pembentukan negara Islam pakistan ini, wafat pada tanggal 25 Maret 1938 (1357 H). Dengan demikian, Muhammad Iqbal wafat dalam usia 62 tahun menurut perhitungan kelender Masehi.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Osman Raliby, Sedikit tentang Iqbal dalam Muhammad Iqbal, The Recontruction of Religious Though in Islam diterjemahkan oleh osman Raliby dengan judul Pembangunan Kembali Alam Pikiran Islam (Cet. III; Jakarta: Bulan Bintang, 1983). Tim Penyusun IAIN Syarif Hidayatullah, Ensiklopedi Islam Indonesia (Jakarta: Djambatan, 1992). Ensiklpedi Islam, jilid 2 (Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, 1993).
Biografi Muhammad Iqbal 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh Pada waktu Muhammad Iqbal menerima pendidikan dari ayahnya. Mula-mula sekali ia belajar al-Quran. Kemudian masuk ke Murry College. Gurunya antara lain ialah Mir Hasan. Muhammad Iqbal dilahirkan di Sialkot, Punjab, India, dari keluraga menengah pada tanggal 22 Pebruari 1873. Beberapa sumber juga mengatakan,...


Advertisement
Post a Comment