.

Biografi Abd. Karim al-Jili

 

Nama lengkapnya adalah Abd. Karim bin Ibrahim al-Jili. Beliau dilahirkan di al-Jilan bagian selatan laut Kaspia yang terletak di Asia Tengah pada tahun 767 H. bertepatan dengan tahun 1365 M. dan wafat pada tahun 805 H/1405 M. Nicolson menilainya bahwa al-Jili terkait dengan Abd. Karim al-Jili atau Gilani (bagi masyarakat kita, tokoh ini lebih dikenal dengan nama Abd. Qadir Jaelani), seorang pendiri tarekat Qadariyah yang wafat pada tahun 300 sebelum kelahiran Abd. Karim  al-Jili.
Al-Jilli belajar agama di daerahnya setelah merasakan cukup baginya tentang pengetahuan agama. Beliau mengembara untuk mencari ilmu di daerah lain. Di Zahid salah satu negeri di Yaman Selatan, ia berguru Syarifuddin bin Ismail bin Ibrahim al-Jabari.
Dengan berbasis ilmu dan pengalaman yang sangat luas, beliau menekuni dunia tasawuf. Agaknya corak tasawuf yang dikembangkan banyak memiliki kesamaan dengan Ibn Arabi, karena ia dianggap sebagai pelanjut ajaran tasawuf Ibn Arabi terutama tentang konsep Nur Muhammad. Al-Jili sebagai seorang yang kreatif dan produktif dalam mengembangkan ilmunya, beliau banyak mempunyai karya-karya, baik dalam bentuk buku maupun dalam bentuk makalah. Adapun bukunya yang terkenal dengan judul al-Insan al-Kamil fi Ma'rifat al-Awakhir wa al-Awail. Beliau menjelaskan bahwa kitabnya ini ditulis berdasarkan ilham dari Allah swt. dan adanya sekitar 20 manuskrif yang menerangkan pembelaannya terhadap konsep Wahdat al-Wujud ibn Arabi.
*Berbagai sumber
Biografi Abd. Karim al-Jili 4.5 5 Mushlihin Al-Hafizh Al-Jilli belajar agama di daerahnya setelah merasakan cukup baginya tentang pengetahuan agama. Beliau mengembara untuk mencari ilmu di daerah lain. Di Zahid salah satu negeri di Yaman Selatan, ia berguru Syarifuddin bin Ismail bin Ibrahim al-Jabari. Nama lengkapnya adalah Abd. Karim bin Ibrahim al-Jili. Beliau dilahirkan di al-Jilan bagian selatan laut Kaspia yang terletak di Asia Tenga...


Advertisement
Post a Comment