Skip to main content

Pengertian Guru sebagai Pendidik

Oleh: Mushlihin, S.Pd.I, M.Pd.IPada: March 10, 2012

Pendidik adalah orang yang melakukan kegiatan dalam bidang mendidik. Dalam bahasa Inggris dijumpai beberapa kata yang berdekatan artinya dengan pendidik. Kata tersebut seperti teacher yang diartikan guru atau pengajar dan tutor yang berarti guru pribadi, atau guru yang mengajar di rumah. Dalam bahasa Arab dijumpai kata ustaz, mu’addib, mu’allim dan mudarris. Kesemua term-term ini, terhimpun dalam satu pengertian, yakni pendidik yang lazimnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan sebutan “guru”.
Hanya saja, bila dilihat dari medan penggunaan term-term tersebut, menunjukkan adanya perbedaan arti secara subtansial. Dalam A Dictionary of Modern Written Arabic dikatakan bahwa kata ustaz, berarti teacher (guru), professor (gelar akademik), jenjang di bidang intelektual, pelatih, penulis, dan penyair. Adapun kata mudarris berarti teacher (guru), instructor (pelatih) dan lecturer (dosen). Selanjutnya kata mu’allim yang juga berarti teacher (guru), trainer (pemandu). Juga kata mu’addib berarti educator (pendidik) atau tecaher in Koranic School (guru dalam lembaga pendidikan al-Quran).
Kata-kata yang bervariasi tersebut di atas, menunjukkan adanya perbedaan ruang gerak dan lingkungan di mana guru secara umum diartikan sebagai pen-transfer pengetahuan dan keterampilan di sekolah. Jika pengetahuan dan keterampilan tersebut diberikan di perguruan tinggi disebut lecturer (dosen) atau professor, di rumah-rumah secara pribadi disebut tutor, di pusat-pusat latihan disebut instruktor atau trainer dan di lembaga-lembaga pendidikan yang mengajarkan agama disebut ustaz.
Adapun pengertian pendidik menurut istilah yang lazim digunakan di masyarakat telah dikemukakan oleh para ahli pendidikan. Ahmad Tafsir, misalnya mengatakan bahwa pendidikan dalam Islam, sama dengan teori di Barat, yaitu siapa saja yang bertanggung jawab terhadap perkembangan anak didik.
Tanggungjawab itu disebabkan sekurang-kurangnya oleh dua hal. Pertama, karena kodrat, yaitu karena orang tua ditakdirkan bertanggungjawab mendidik anaknya. Kedua, karena kepentingan kedua orang tua, yaitu orang tua ber-kepentingan terhadap kemajuan perkembangan anaknya, sukses anaknya adalah sukses orang tua juga.Dalam undang-undang No. 20 tahun 2003, dikemukakan bahwa pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaswara, tutor, instruktur, pasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan.
Tugas-tugas utama guru adalah mendidik, mengajar dan melatih peserta didik. Mendidik sebagai tugas guru menurut Ahmad Tafsir, telah disepakati oleh kalangan para ahli pendidikan Islam maupun Barat. Ia mengetahui, bahwa mendidik merupakan tugas guru yang amat luas dan sebagian dilakukan dalam bentuk mengajar, memberi dorongan, memuji, menghukum, memberi contoh, membiasakan dan sebagainya. Tugas guru sebagai pendidik tidak hanya terbatas pada usaha mencerdaskan otak peserta didiknya saja, melainkan juga berupaya membentuk seluruh kepribadiannya, sehingga dapat menjadi manusia dewasa yang memiliki kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan mengembangkannya untuk kesejahteraan hidup umat manusia.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia (Cet. XII; Jakarta: Balai Pustaka, 1991). John M. Echols dan Hasan Shadily, Kamus Inggris Indonesia (Jakarta: Cet. VIII; Jakarta: Gramedia, 1980). Louis Ma’luf, al-Munjid fī al-Lugha (Cet. XII; Bairut: Dār al-Masyriq, 1977). Hans Wehr, A Dictionary of Modern Written Arabic (Cet, IV; London Macdonald dan Evans, Ltd, 1980). Dedi Hamid, Undang-undang No. 20 Tahuun 2003, Sistem Pendidikan Nasional (Jakarta: Asokadikta Daruru Bahagia, 2003). Ahmad Tafsir, Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam (Cet. II; Bandung: Rosda Karya, 1984).
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik referensi halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar