Posts

Showing posts from August, 2011

Mengenal Syiah Ismailiyah

Syiah Isma’iliyyah merupakan salah satu sekte Syi’ah yang banyak menyimpang dari ajaran Islam. Syiah Isma’iliyyah dinisbahkan kepada Imam Isma’il ibn Ja’far al-Shadiq, yang wafat pada tahun 143 H, bertepatan dengan tahun 765 M. Syiah Isma’iliyyah berbeda dengan Itsna’ Asyariah, yang berkeyakinan bahwa Ja’far al-Shadiq, Imam keenam, telah memberikan imamah kepada anaknya, Musa al-Kazim, kemudian selanjutnya kepada keturunannya. Menurut Syiah Isma’iliyyah, hal itu dilakukannya karena di dalam riwayat dikatakan bahwa Isma’il, kakak Musa al-Kazim, adalah seorang pemabuk berat. Tidaklah masuk akal, jika Ja’far al-Shadiq yang dikenal taqwa, alim serta wara’, memberikan wasiat kepada anaknya yang pemabuk. Namun demikian, pengikut Isma’il menolak keputusan Ja’far tersebut, dengan alasan bahwa Isma’il adalah seorang yang ma’sh­m (terbebas dari kesalahan dan dosa) sekalipun dia pemabuk berat. Kesenangannya meminum minuman keras adalah atas sepengetahuan Allah. Atas dasar inilah, mereka mengaku…

Dampak Moratorium Penerimaan CPNS

Kebijakan pemerintah untuk untuk menunda sementara pengangkatan PNS selama setahun (bahkan diusulkan untuk di perpanjang, ada yang mengatakan sampai Desember 2012, kecuali Jusuf Kalla mengatakan dengan asumsi ekonomi, bahwa idealnya Cuma satu tahun) seakan jadi “berkah” bagi profesi guru dan tenaga kesehatan. Kenapa demikian?, karena kedua profesi ini yang tidak ikut dimasukkan moratorium. Dengan harapan pemuda-pemudi terbaik bangsa ini mau bergabung ke dalam profesi ini. Apalagi dari kesejahteraannya kedua profesi ini mulai diperhatikan oleh pemerintah (loh... Apa sebelumnya belum diperhatikan ?), hal ini harus diakui karena penetapan anggaran APBN 20% untuk dialokasikan kepada pengelolaan pendidikan baru seumur jagung. Sebelum menjadi profesi yang dianggap belum mensejahterakan, guru merupakan pilihan terakhir para lulusan SMA, sehingga ketemu dengan calon guru dengan kemampuan intelektual yang biasa-biasa saja, belum lagi program ikatan dinas sekitar tahun 1980 an, yang mengangkat …

Latar Belakang dan Faktor-faktor Terjadinya Perang Salib

Perang Salib adalah serangkaian peperangan yang terjadi antara umat Kristen Eropa dengan Kaum Muslimin. Perang Salib ini merupakan konflik terbesar antara umat Islam yang tengah berkuasa di sebahagian Eropa, Afrika Utara dan Asia, melawan Kristen yang baru bangkit dan berusaha merebut kota Yerusalem. Disebut Perang Salib, karena umat Kristen dalam perang tersebut memakai logo salib yang berwarna merah di dada mereka. Penggunaan logo salib ini, sedikit banyaknya diilhami oleh perintah dari Injil yang memerintahkan kepada umat Kristen untuk mengangkat salib. Perintah menggunakan Salib yang terbuat dari kain berwarna merah yang disulam pada jubah seragam pasukan Salib sebagai lambang bahwa Perang Salib semata-mata untuk mempertahankan eksistensi umat Kristen. Disebut Perang Salib seakan-akan faktor agama merupakan faktor yang dominan, akan tetapi sebenarnya agama bukanlah faktor-satu-satunya faktor yang terpenting, sebab Perang Salib merupakan akumulasi beberapa faktor. Untuk memahami h…

Contoh Latar Belakang atau Rumusan Masalah Sederhana

Contoh Latar Belakang, baca :cara membuat rumusan dan latar belakang masalah. Judul: Efektivitas Pembelajaran Kontekstual Model Pengajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Mutu dan Penguasaan.....Materi Pelajaran .... Pembangunan Nasional di bidang pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan, merupakan upaya sungguh-sungguh dan terus-menerus dilakukan untuk mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya. Sumber daya yang berkualitas akan menentukan mutu kehidupan pribadi, masyarakat, dan bangsa dalam rangka mengantisipasi, mengatasi persoalan-persoalan, dan tantangan-tantangan yang terjadi dalam masyarakat pada kini dan masa depan. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah. Berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan Nasional, antara lain melalui berbagai pelatihan dan peningkatan kualitas guru, penyempurnaan kurikulum, pengadaan buku dan alat pelajara…

Biografi Imam Malik

Nama lengkapnya adalah Malik bin Anas bin Abi Amir bin Haris bin Ghaiman bin Huzail al-Ashabi bin ‘Adi bin Malik bin Yazid. Tentang tahun kelahirannya, terdapat perbedaan pendapat. Ada yang menyatakan 90 H, 83 H, 94 H., dan adapula yang menyatakan 97 H. Tetapi pendapat mayoritas adalah bahwa beliau lahir di Madinah tahun 93 Hijriah, bertepatan dengan masa Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik ibn Marwan. Dalam beberapa riwayat dikemukakan bahwa Ibu Imam Mālik ketika sedang mengandungnya selama tiga tahun, juga diriwayatkan bahwa Nabi saw pernah bersabda “akan lahir seorang dari Timur ataupun barat, tetapi tidak didapatkan seorang pun yang lebih akan yang melebih ahlul Madinah”. Boleh jadi, riwayat tersebut merupakan tanda dari kemuliaan Imam Malik. Memang di dalam riwayat hidupnya dikatakan bahwa Imam Malik sangat mencintai kota Madinah, sebagai kota Nabi Muhammad saw. Imam Malik menghabiskan umurnya di kota Madinah, beliau hanya satu kali meninggalkan kota tersebut karena alasan menuna…

Muhammad Ahmad Khalfullah tentang Kisah Al-Qur'an

Tepatnya pada tahun 1946, Muhammad Ahmad Khalfullah dengan disertasi doktoralnya yang berjudul “al-Fann al-Qashashî fî al-Qur'an” telah menggoncangkan dunia pemikiran di Mesir dikarenakan substansinya yang penuh dengan gagasan-gagasan baru dan kontroversial seputar kisah al-Qur'an, sehingga membuat Cairo University tempat dimana beliau mengajukan disertasinya mengumumkan untuk menolak disertasi tersebut. untuk disidangkan. Adapun yang melatarbelakangi gagasan beliau sebagaimana yang ditulis dalam disertasinya adalah hasil riset dan penelitiannya yang menyatakan bahwa sebagian besar para mufassirin mengganggap bahwa kisah al-Qur'an adalah bagian dari “mutasyâbih al-Qur'an”, dimana fenomena ini dimanfaatkan betul oleh orang-orang kafir dan mereka-mereka yang memiliki persepsi yang sama dari para missionaris dan orientalis untuk menghujat validitasi Nabi dan al-Qur'an. Mengenai faktor penyebab dari pemahaman para mufassirin diatas, sebagaimana yang ditulis dalam buku…

Thoha Husein Tentang Kisah Al-Qur'an

Dalam pandangan dan keimanan setiap muslim, kisah dan kejadian-kejadian sejarah yang tertera dalam al-Quran dilihat dari sudut pandang realitanya adalah benar adanya dan bahwasannya ambivalensi dari apa yang dihasilkan dari sebuah kajian sejarah yang bersifat absolut dengan kisah-kisah yang dibawa oleh al-Quran tidaklah akan terjadi. Sebagai contoh pemaparan terminologi “al-malik” dan “fir'aun” dalam al-Quran, kita dapatkan bahwa al-Quran membedakan antara keduanya. Kata “al-malik” Dalam al-Quran identik dengan penguasa mesir (non pribumi) pada masa Nabi Yusuf di era Hexos, adapun penguasa Mesir (pribumi) pada masa Nabi Musa identik dengan sebutan “fir'aun” (sebuah julukan terhadap penguasa mesir semenjak era Akhnathon). Pemilahan pemakaian dua terminologi diatas sangatlah tepat dan akurat dengan hasil penelitian seorang pakar dalam bahasa Mesir kuno yang bernama Sir Alan Gardiner dalam sebuah prasasti yang ditemukannya.18 Disamping hal ini juga sebagai penguat akan unsur-un…

Material Makalah; Pengertian Taraduf

Secara etimologi, taraduf berasal dari kata radifa-yardafu-radfan (mengikuti di belakang, membonceng) yang terdiri dari rangkaian huruf ra-dal-fa yang berarti tabi‘ahu (akibat) atau yadullu ‘ala itba‘ al-syai’ (menunjuk atas ikutan terhadap sesuatu). Sedang taraduf sewazan dengan tafā‘ul yang bermakna al-tatābu‘ (berurutan) atau tatabu‘ syai’ khalfa syai’ atau rakiba al-wāhid minh khalfa al-ākhar atau tabi‘a ba‘duhū ba‘dan. Sedang taradafat li al-kalimat bermakna tasyabihat fi al-ma‘na (kata-kata yang serupa maknanya). Sedangkan secara terminologi, taraduf adalah: ألألفاظ المفردة الدالة على شيء واحد باءعتبار واحد Lafaz-lafaz mufrad yang menunjuk pada sesuatu yang semakna dan dengan keterangan yang sama pula. ما تعدد لفظه واتحاد معناه Sesuatu yang lafaznya berbilang dan mengandung satu makna. Yang dimaksud dengan istilah “satu makna” dalam pengertian taraduf di atas adalah makna aslinya (al-ashli), bukan makna yang sempurna (al-takmili), sebab setiap lafaz masing-masing mempunyai mak…

Referensi Makalah; Biografi HAMKA

Pada hari Ahad petang (malam Senin), tanggal 16 Pebruari 1908 M (14 Muharram 1326 H), lahirlah seorang bayi laki-laki dalam keluarga Abdul Karim Amrullah. Bayi tersebut kemudian diberi nama “Abdul Malik”. Di tepi Danau Maninjau, di sebuah kampung yang bernama Tanah Sirah, Setelah nantinya menunaikan ibadah haji, nama itu kemudian berubah menjadi “Haji Abdul Malik Karim Amrullah” yang disingkat dengan Hamka. Ayahnya, Abdul Karim Amrullah, alias Haji Rasul, adalah tokoh pelopor gerakan Islam “Kaum Muda” di Minangkabau. Karenanya, sebagai putera dari seorang tokoh pergerakan, maka sejak kecil Hamka sudah menyaksikan dan mendengar secara langsung pembicaraan tentang pembaruan dan gerakannya, melalui ayah dan rekan-rekan ayahnya. Pada Tahun 1914 (dalam usia 6 tahun), Hamka dibawa oleh ayahnya ke Padang Panjang. Ketika telah mencapai usia 7 tahun, ia dimasukkan ke sekolah desa, sedangkan pada malam harinya ia mengaji (mempelajari Alquran) pada ayahnya sendiri hingga tamat. Pada tahun 1916 …

Implementasi Kurikulum

Implementasi merupakan suatu proses aktualisasi ide, konsep, kebijakan atau inovasi ke dalam bentuk tindakan praktis sehingga berimplikasi pada pengetahuan, keterampilan, dan tingkah laku seseorang. Menurut Mulyasa implementasi adalah “proses penerapan ide, konsep, kebijakan, atau inovasi dalam suatu tindak praktis sehingga memberikan dampak baik berupa perubahan pengetahuan, keterampilan, maupun nilai dan sikap”. Penjelasan tersebut menggiring pemahaman bahwa implementasi kurikulum merupakan hasil terjemahan dari guru terhadap kurikulum sebagai rancangan tertulis. Implementasi kurikulum merupakan penerapan atau pelaksanaan program kurikulum yang telah dikembangkan dalam tahap sebelumnya, kemudian diujicobakan dengan pelaksanaan dan pengelolaan, senantiasa dilakukan penyesuaian terhadap situasi lapangan dan karakteristik peserta didik, baik perkembangan intelektual, emosional, serta fisiknya. Implementasi kurikulum juga merupakan aktualisasi suatu rencana atau program kurikulum dala…

Material Makalah; Bentuk-bentuk Nasakh

Sebelumnya sudah disinggung bentuk nasakh menyangkut obyek materialnya. Dari sudut formalnya, nasakh terbagi ke dalam empat jenis, yaitu: 1 (Nasakh ayat al-Quran dengan ayat al-Quran). Para ulama bersepakat bahwa sebuah ayat bisa saja dinasakh (mansûkh) oleh ayat yang lain dan itu terjadi dalam al-Quran. Contohnya, ayat tentang iddah wanita yang ditinggal mati suaminya selama setahun dinasakh oleh ayat yang menjelaskan bahwa iddahnya selama empat bulan sepuluh hari. نسخ القرآن بالسنة .2 (Nasakh ayat al-Quran dengan as-Sunnah). Nasakh ini diperselisihkan oleh para ulama. Imam Syafi'i serta sebagian fuqaha Hanbali berpendapat bahwa as-Sunnah tidak dapat menasakh al-Quran, baik yang mutawâtir maupun yang ahad. Alasannya, 1kedudukan as-Sunnah secara hierarki berada di bawah al-Quran, sehingga jika al-Quran ingin dinasakh maka diperlukan nâsikh yang sederajat, dan inilah yang dimaksud oleh al-Quran sendiri dalam ayatnya: ...نأت بخير منها أو مثلها... (...Kami datangkan yang lebih baik…

Perkembangan Islam di Inggris Masa Kolonial

Pada kesempatan sebelumnya, telah diuraikan akar historis Islam di Inggris dan perkembangannya. Kali ini akan dikemukakan sedikit material makalahtentang perkembangan Islam di Inggris pada masa kolonial yangmana kita ketahui, bahwa inggris adalah Negara imperial yang paling kuat pada masanya. Peta imperium Inggris pada tahun 1897 meliputi Nigeria, Mesir, India dan Malaya (Malaysia). Seluruh wilayah itu dihuni oleh populasi Muslim dengan jumlah yang signifikan. Wilayah-wilayah Muslim menyediakan sumber tenaga kerja dan surga bahan mentah yang memberikan kontribusi bagi kemakmuran keluarga kerajaan Inggris. Pada awalnya, orang-orang India yang datang ke Inggris adalah sebagai pelaut, tentara, atau mahasiswa. Pelaut-pelaut yang dikenal dengan sebutan laskar itu membentuk komunitas pertama di pelabuhan-pelabuhan utama di Inggris dan Scotlandia. Pada awal abad kedua puluh ada juga beberapa ratus orang Muslim yang berprofesi sebagai pedagang keliling yang datang ke Inggris, bahkan mereka…

Material Makalah; Metode Muqaran

Metode muqaran adalah metode yang menggunakan pendekatan perbandingan dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an. Pengertian ini bisa dipahami dalam beberapa bentuk, yaitu: Pertama, metode muqaran bisa diartikan sebagai metode yang digunakan dengan cara membandingkan teks (nash) ayat-ayat al-Qur’an yang memiliki kemiripan redaksi tetapi maksudnya berbeda, atau memiliki redaksi yang berbeda dengan maksud yang sama. Kedua, membandingkan ayat al-Qur’an dengan hadis-hadis Nabi yang tampak bertentangan. Ketiga, membandingkan berbagai pendapat para ulama dalam menafsirkan al-Qur’an serta membandingkan segi-segi dan kecenderungan mereka yang berbeda-beda dalam mengiterpreasikan ayat-ayat al-Qur’an. Sebagai contoh penerapan metode ini, ayat 151 dari surat al-An’am: Artinya: “Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu Yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kam…

Concept Map dalam Pembelajaran

Ausubel dalam Dahar, mengemukakan bahwa belajar dapat diklasifikasikan dalam dua dimensi. Dimensi pertama, berhubungan dengan cara informasi atau materi pelajaran disampaikan pada peserta didik, melalui penerimaan atau penemuan. Dimensi kedua menyangkut cara bagaimana peserta didik dapat mengaitkan informasi-informasi itu pada struktur kognitif yang telah ada sehingga terjadi belajar bermakna. Sehingga sangat perlu para guru untuk mengetahui konsep yang akan diajarkan pada peserta didik, untuk mempermudah memilih pendekatan yang akan digunakan dalam pembelajaran, maka salah satunya dengan pendekatan concept map. Concept Map (Peta konsep) yang dikembangkan oleh seseorang tidak akan sama dengan peta konsep yang dikembangkan oleh orang lain, sebab dalam pikiran seseorang akan banyak konsep, dan konsep-konsep itu yang akan dituangkan secara individu. Menurut Dahar, bagaimanapun bentuk dari sebuah peta konsep akan memperlihatkan kaitan-kaitan yang bermakna bagi orang yang menyusunnya, den…

Syarat Kesahihan Hadis Menurut Imam al-Nasa'i

Imam al-Nasa’î termasuk ulama yang ketat dalam menilai suatu hadis dan selektif dalam menyaring hadis. Beliau tidak mengambil hadis yang di dalam jalur sanadnya terdapat Ibnu Lahi’ah (96-174 H), seorang periwayat yang menurut penilaian beliau lemah karena bergantung pada salinan orang lain dalam meriwayatkan hadis. Adapun syarat-syarat kesahihan hadis menurut beliau, sama dengan syarat-syarat kesahihan menurut Imam al-Bukhari, Imam Muslim dan Imam Abu Daud. Namun, tidak berarti semua hadis yang terdapat di dalam kitab sunannya berkualitas sahih. Menurut penelitian ulama, hadis-hadis yang terdapat dalam kitabnya ada yang sahih, hasan dan dha’if. Bahkan Ada Ulama yang menilai bahwa ada periwayat di dalamnya majhul dan majruh, mu’allal dan mungkar. Dalam hal ini, Muhammad bin Ali al-Syaukânî menyatakan bahwa penilaian ulama terhadap sebagian periwayat di dalam kitab Sunan al-Nasa'i berlebih-lebihan. Dalam kitab tersebut memang ditemui hadis-hadis dha’if, tetapi jika dibandingkan …

Nikah Mutah dan Kompilasi Hukum Islam

Nikah mut’ah atau kawin sementara merupakan suatu bentuk perkawinan yang terjadi belum Islam. Nikah mut’ah pernah dilakukan di zaman Rasulullah dan Abu Bakar, terutama dalam keadaan darurat perang, ketika para sahabat tidak membawa istri-istri mereka. Oleh karena itu Rasulullah mengizinkan mereka untuk melakukan nikah mut’ah. Di zaman khalifah Umar, nikah mut’ah dilarang dengan alasan untuk menghindari penyalahgunaan. Hal ini kemudian diikuti oleh mazhab Sunni. Kalangan Syi'ah sangat menyayangkan pelarangan ini, dan sejak itu terjadilah perbedaan pendapat tentang nikah mut’ah antara Sunni dan Syi'ah. Jauhnya para mujahidin dari istri-istri mereka, dan takut terperosok pada perzinaan merupakan satu alasan dibolehkannya Nikah Mut’ah. Ini merupakan satu sikap yakni mengambil yang paling ringan di antara dua bahaya. Hal ini terjadi pada perang Unthas dan pada penaklukkan Mekkah. Kemudian Nabi mengharamkannya dan ditetapkan keharamannya berdasarkan ayat Q.S al-Mu’minun 23/4-6: “Da…